Suara.com - Ribuan Warung Tegal atau Warteg di Jabodetabek turut ambil bagian membantu pekerja yang masih harus bergantung dari rezeki di jalanan meski pandemi virus corona atau COVID-19 sudah mewabah di Indonesia. Mereka akan memberi makan siang gratis setiap hari.
Gerakan Operasi Makan Gratis Bersama 1.000 Warteg ini diinisiasi oleh Koordinator Warteg Nusantara (Kowantara) dan didukung oleh organisasi Aksi Cepat Tanggap (ACT) yang hingga Kamis (26/3/2020) sudah ada 50 warteg yang bekerja sama untuk menghidangkan makanan gratis.
Ketua Koordinator Warteg Nusantara (Kowantara) Mukroni mengatakan jumlah itu akan terus bertambah sesuai dengan anggotanya yang kurang lebih berjumlah 1.000 warteg se-Jabodetabek.
"Sementara baru 50 atau sudah seratus per hari ini, kami akan bagikan 100 porsi senilai Rp 15 ribu per porsi kepada semuanya, tukang ojek, pedangang kaki lima, tanpa syarat, boleh makan di tempat boleh bungkus buat anak di rumah," kata Mukroni saat dihubungi Suara.com, Jumat (27/3/2020).
Mukroni juga telah mengimbau anggotanya untuk tetap mengikuti pedoman aman covid-19 yang ditetapkan pemerintah dalam melayani pelanggannya.
"Ya ikut pemerintah saja, semua wajib jaga jarak, masak yang bersih, cuci tangan, kami hanya ingin membantu," ucapnya.
Koordinator Operasi Makan Gratis Bersama 1.000 Warteg, Sutaryo mengatakan, 50 warteg yang memberikan makanan gratis ini tersebar di seluruh Jakarta, Tangerang, dan Bekasi.
"Cara mengenalnya mudah, semua warteg mitra kami sudah terpasang spanduk 'Operasi Makan Gratis'. Penanda ini menunjukkan warga setempat maupun pengemudi angkutan daring bisa mendapatkan makanan gratis dari warteg mitra kami," tutup Sutaryo.
Di Jakarta, warteg-warteg yang sudah bekerja sama antara lain Warteg Nurul, Warteg Bu Ali, Warteg Ridho Ibu, Warteg Gaul,Warteg Putra Bahari, Warteg Bahari, Warteg Kharisma Bahari, Warteg Pesona Bahari, Warteg Sami Asih, Warteg Mba Ira, Warteg Pesona Bahari, dan puluhan warteg lainnya.
Baca Juga: Lagi, Nikita Mirzani Beri Bantuan Rumah Sakit dan Driver Ojol
Di Tangerang, warteg mitra ACT di antaraya Warteg Permata Bahari, Warteg Cemara, Warteg Mustika, Warteg Nambo, Warteg Orenge, Warteg Puput,Warteg Lulu, Warteg Top, dan lainnya. Sementara di Bekasi, ada Warteg Kowantara dan Warung Nasi Lengko.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Komisi VIII DPR RI Awasi Langsung Penyaluran PKH dan Sembako di Batam
-
Diskon Tiket KA Lebaran 2026 Masih Tersedia, KAI Daop 6 Imbau Warga Segera Pesan
-
Ketua MPR Soroti Kasus Bripda MS Aniaya Anak Hingga Tewas di Tual: Harus Jadi Pelajaran!
-
Pakar UI: Indonesia Wajib Waspada 'Akal Bulus' Israel di Balik Rekonstruksi Gaza dalam BoP
-
Rocky Gerung: Perjanjian Dagang Prabowo-Trump 'Menghina Indonesia'!
-
Anggota Brimob Aniaya Anak hingga Tewas di Tual, Menteri PPPA Turun Tangan: Sedang Koordinasi
-
Bripda MS Aniaya Anak Hingga Tewas, Yusril: Sungguh di Luar Perikemanusiaan
-
Sound Horeg dan Perang Sarung Dilarang Keras Selama Ramadan di Ponorogo, Apa Sanksinya?
-
Berbagi Piring Persaudaraan, Kala Ribuan Orang Menyemut Jadi Keluarga Masjid Jogokariyan
-
Pelajar SMA Aceh Barat Dikeroyok Oknum TNI, Praktisi Hukum Desak Pengadilan Militer