Suara.com - Politisi Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean meyakini Kongres V Demokrat yang digelar di Jakarta Convetion Center (JCC) pada Minggu (15/3/2020) bersih dari virus corona.
Ia menyatakan keyakinannya ini usai Wakil Sekretaris Jenderal Demisioner Partai Demokrat, Andi Arief mencuit soal 48 peserta kongres yang dinyatakan negatif corona.
"Saya yakin Cluster Kongres V Demokrat clear!" tulis Ferdinand via akun Twitter-nya @FerdinandHaean2.
Meski cuitan tersebut digeruduk oleh warganet yang merasa tak yakin, namun Ferdinand tetap bersikeras bahwa kongres yang dihadiri oleh sejumlah pejabat seperti Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas dan mantan Menteri Koperasi dan UKM Syarief Hasan itu terbebas dari virus corona.
"Jangan senang dulu," balas akun @Arlensaad sambil melampirkan berita dari berjudul "Hasil Rapid Test Negatif, Tak Menjamin Terbebas dari Virus Corona, Kok Bisa?"
"AHY sudah dites belum bang?" tanya pemilik akun @Twuryanto1 pula.
Namun, Ferdinand tak menggubris komentar-komentar tersebut.
Sebelumnya, Andi Arief mencuitkan lewat akun Twitter-nya @AndiArief__ bahwa sebanyak 48 peserta Kongres V Demokrat dari Jawa Barat telah mengikuti rapid test COVID-19 di Dinas Kesehatan. Dari hasil tes itu menurutnya, semuanya dinyatakan negatif corona.
"Alhamdulillah 48 orang peserta Kongres V Partai Demokrat dari DPD/DPC Jawa Barat baru saja selesai rapid test COVID-19 di dinas kesehatan Jabar. Semua dinyatakan negatif, kabar dari Irvan Suryanegara Ketua DPD Jabar," tulisnya.
Baca Juga: Sempat Periksa Bima Arya dan Positif Corona, Dokter Dinkes Kota Bogor Wafat
Kongres V Partai Demokrat yang digelar beberapa minggu yang lalu sempat dicurigai menjadi klaster penyebaran virus corona. Apalagi, Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana yang sempat hadir dan memimpin jalannya sidang pada kongres itu, belakangan dinyatakan positif terinfeksi virus corona.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Menteri Keuangan Khawatir Kena Gratifikasi Gegara Saweran TikTok? Ini Respons KPK!
-
Motor Dicuri di Depan Rumah, Pemilik Syok Dapat Kabar Baik dari Polsek Tambora Keesokan Harinya
-
DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
-
Sopir Calya Ugal-ugalan Disebut Bersih Zat Adiktif, Polisi Temukan Senpi Mainan, Golok, hingga Badik
-
Respon Keras Menteri PPPA soal Orang Tua Jual Bayi di Medsos: Anak Bukan Komoditas!
-
Kaitan BoP dan Kebijakan Tarif AS: Strategi Pragmatis Presiden Prabowo di Tengah Tekanan Ekonomi
-
Palu dan Amarah Terpendam: Remaja 16 Tahun di Kelapa Gading Habisi Kakak Kandung Gegara Hal Sepele
-
Mahasiswa Serang Mahasisiwi di Pekanbaru Diduga Karena Obsesi, Ini Sosok Terduga Pelaku
-
Gus Ipul: Guru Sekolah Rakyat Harus Profesional, SKP Jadi Kompas Perubahan Siswa
-
KPK Periksa 14 Saksi Terkait Kasus Pemerasan Jabatan Perangkat Desa di Pati