Suara.com - Politisi Partai Solidaritas Indonesia Mohamad Guntur Romli meminta agar pemerintah bisa tegas menerapkan kebijakan untuk melarang warga mudik.
Guntur Romli meminta agar pemerintah juga memikirkan beban yang akan ditanggung ketika menerapkan imbauan jangan mudik ini.
"Pemerintah harus tegas menerapkan kebijakan #janganmudik, tidak hanya mencegah covid-19 menyebar, tapi juga mudik yang melibatkan puluhan juta orang itu sendiri sudah menguras energi, tidak akan mampu, jangan nambah lagi beban dan kekhawatiran," tulis Guntur Romli melalui Twitter pada Kamis (2/3/2020).
Ia menilai kebijakan ini belum terlambat karena warga yang telah mudik adalah mereka yang kehilangan pekerjaan akibat penerapan WFH.
"Belum terlambat, karena yang sudah terlanjur mudik adalah pekerja informal yang tidak bisa WFH. Mungkin juga mereka masih KTP asalnya. Saat ekonomi Jabodetabek slow down mereka otomatis pulang," lanjut Romli.
Ia menganjurkan agar pemerintah segera memperketat kebijakan jika larangan mudik diterapkan. Para warga yang belum mudik juga disarankan agar melapor dan melakukan karantina mandiri.
"Yang sudah terlanjur mudik memang harus karantina diri dan juga laporan. Tapi pemerintah harus segera tegas untuk bikin kebijakan," tulisnya sambil menyertakan tagar #janganmudik.
Romli mengaku pernyataan yang disampaikan Presiden Jokowi mengenai libur mudik hari raya bisa diganti cukup masuk akal untuk dilakukan.
"Saya lebih setuju apa yang disampaikan Pak @Jokowi hari-hari mudik raya diganti hari-hari lain saat kondisi sudah normal, kalau libur panjang pasti mudik," tutup Romli dalam utasannya.
Baca Juga: Lakukan 5 Hal Ini Saat di Rumah Aja Selama Pandemi Covid-19
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo mewacanakan untuk mengganti hari libur nasional Idul Fitri di hari lain menyusul terjadinya pandemi Covid-19 atau virus corona baru.
Dalam rapat terbatas bersama menterinya, Presiden Jokowi mengatakan penggantian atau pergeseran hari libur itu merupakan salah satu skenario pemerintah untuk mengantisipasi arus mudik nanti.
Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan pemerintah hanya bisa memberikan imbauan agar masyarakat tak mudik demi keselamatan bersama.
"Diputuskan tidak ada pelarangan mudik resmi dari pemerintah. Namun pemerintah bersama seluruh tokoh masyarakat mengimbau atas dasar keselamatan bersama agar masyarakat tidak melaksanaan mudik di tahun ini," ujar Luhut dalam video konferensi pers, Kamis (2/4/2020).
Berita Terkait
-
Ngadu Tapi Dicueki Jokowi, RS Bantah Terlantarkan Almarhum Jurnalis Willy
-
Jokowi Perintahkan Mendagri Tito Tegur Kepala Daerah yang Blokir Jalan
-
Menteri Luhut: Tak Ada Larangan Mudik, Pemerintah Cuma Imbau Jangan
-
Jurnalis yang Dicueki Jokowi Meninggal Corona, Ini Respons RSUD Tangerang
-
Jokowi Janjikan Pekan Depan Harga Gula dan Bawang Kembali Normal
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
SBY dan Jokowi Dijadwalkan Silaturahmi Lebaran ke Istana Temui Prabowo Sore Ini, Bagaimana Megawati?
-
Jelang Kick Off Piala Dunia 2026, Meksiko Kembali Membara: Polisi Tangkap Bos Kartel Sinaloa
-
Bisa Makan Gratis di Istana! Begini Suasana Open House Presiden Prabowo Siang Ini
-
Tegas! Swiss Setop Ekspor Senjata ke AS hingga Langit Ikut 'Dikunci'
-
Survei Mengejutkan: Mayoritas Warga AS Nilai Perang Iran Lebih Untungkan Israel
-
Presiden Prabowo Apresiasi Progres Signifikan Pemulihan Pascabencana Sumatera
-
100 Ribu Dokumen Rahasia Mossad Bocor! Kelompok Hacker Klaim Ungkap Operasi Global Israel
-
Berani! Tolak Mentah-mentah Permintaan AS, Sri Lanka Diam-diam Bantu 32 Awak Kapal Iran
-
Lebaran di Markas PDIP: Megawati Jamu Dubes Palestina hingga Rusia, Ini yang Jadi Bahasan
-
Kasatgas Tito Bersama Presiden Laksanakan Salat Idulfitri di Kabupaten Aceh Tamiang