Suara.com - Asisten Operasi Kapolri Irjen Hery Rudolf Nahak menegaskan, Kapolri Jenderal Polisi Idham Aziz telah mengeluarkan maklumat untuk melarang adanya kegiatan yang diikuti banyak orang ketika wabah virus corona Covid-19.
Maklumat tersebut, kata Nahak, sebagai tindak lanjut amanat Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dalam rangka percepatan penanganan Covid-19.
"Kapolri mengeluarkan maklumat yang intinya adalah mengajak kita semua, untuk berupaya untuk tidak melakukan kegiatan-kegiatan yang sifatnya mengumpulkan orang banyak, atau melakukan kegiatan kegiatan. Baik itu kegiatan sosial kegiatan-kegiatan dalam bentuk rapat-rapat dan sebagainya untuk tidak dilakukan dulu," ujar Nahak dalam konferensi video di BNPB, Sabtu (4/4/2020).
Nahak menuturkan, maklumat Kapolri berisikan perintah agar jajaran Polri melakukan penindakan dengan cara yang humanis terhadap masyarakat terkait kebijakan pembatasan sosial berskala besar.
"Aparat Polri diperintahkan sesuai dengan maklumat Pak Kapolri untuk melakukan penindakan. Polri akan melakukan dengan cara humanis dengan sopan akan melakukan peneguran menghimbau untuk tidak berkumpul," ucap dia.
Namun, kata Nahak, Polri tak segan-segan membubarkan kalau masih ada yang tetap melakukan kegiatan perkumpulan di tengah wabah virus corona.
"Namun apabila ini tidak dilaksanakan maka polri juga diminta untuk melakukan tindakan lebih tegas membubarkan perkumpulan-perkumpulan tersebut. Kami berharap bahwa kegiatan ini juga akan disosialisasikan dan dilaksanakan oleh seluruh jajaran polri di daerah. Dari tingkat mabes Polri Polda Polres Polsek Babinkamtibmas bersama-sama dengan aparat desa dan Babinsa," katanya.
Tag
Berita Terkait
-
Hoaks Terkait Corona Paling Banyak Beredar di Jakarta dan Jawa Timur
-
Fakta Resepsi Mewah Fahrul Sudiana yang Dipecat Langgar Maklumat
-
Polri Berharap Warga Tak Lagi Tolak Jenazah Pasien Covid-19
-
Gelar Pesta Kawinan, Mabes: Kapolsek Kembangan Dipecat Langgar Maklumat
-
Nikah Mewah saat Corona, Kompolnas Minta Gaya Hidup Kompol Fahrul Diusut
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Chelsea, AC Milan, Aston Villa Tur Pramusim ke Indonesia, Erick Thohir Angkat Topi
-
Review Buku Ramadan Rain: Kisah Hangat tentang Doa, Syukur, dan Cinta Keluarga di Balik Hujan
-
Kebakaran Hebat Landa Gedung Bapenda DKI Jakarta
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik
-
100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri
-
Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping
-
Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda
-
Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus