Suara.com - Sekitar 20 ribu wisatawan memadati Pegunungan Yellow atau Huangshan, Provinsi Anhui, China. Mereka langsung menyerbu tempat wisata tersebut setelah lokasi itu dibuka pasca pencabutan status lockdown.
Dialihbahasakan dari New York Post, Selasa (7/4/2020), foto dan video kepadatan di Pegunungan Yellow beredar luas di media sosial Weibo. Mereka tampak mengenakan masker dan berdesakan di jalur Pegunungan Yellow pada Sabtu dan Minggu.
Menurut South China Morning Post, ribuan wisatawan berkumpul untuk menghadiri festival tradisional Ching Ming atau dikenal sebagai Hari Menyapu Makam.
Mulai Sabtu (4/4/2020), pemerintah setempat telah menawarkan tiket masuk gratis ke 29 situs, salah satunya Huangshan untuk mendorong pariwisata.
Untuk mendapatkan tiket gratis, wisatawan cukup menunjukkan status kesehatan mereka pada aplikasi. Setelah itu, petugas akan memeriksa suhu tubuh mereka sebelum masuk situs dan juga meminta wisatawan memakai masker bedah.
Hanya sehari setelah pembukaan, otoritas taman mengatakan mereka terpaksa menutup lokasi tersebut karena jumlah wisatawan melonjak drastis hingga batas harian sebanyak 20 ribu wisatawan.
Anhui yang berbatasan darat dengan Provinsi Hubei terakhir melaporkan kasus virus corona baru pada 27 Februari. Dilaporkan total ada 990 kasus di wilayah tersebut, termasuk enam kasus kematian akibat virus corona.
Merujuk pada data Worldometer, hingga Selasa siang jumlah kasus positif virus corona di China telah mencapai 81.740 kasus. Angka kematian akibat virus tersebut mencapai 3.331 kasus dengan jumlah pasien yang berhasil sembuh sebanyak 77.167 jiwa.
Baca Juga: Jakarta Senyap di Tengah Pandemi Corona, Nurhidayat Akui Parno Bepergian
Berita Terkait
-
Pakai Baju Selam di Supermarket, Warganet: Belanja di Bikini Bottom?
-
INFOGRAFIS: Bolehkan Ibu Menyusui Saat Positif Virus Corona Covid-19?
-
Pastikan Bantuan APD Tepat Sasaran, DPR Minta Pemerintah Tak Berasumsi
-
Siapkan Relawan, Pemkab Mojokerto Bakal Karantina Pemudik di Balai Desa
-
Kasus kematian akibat Corona di AS Tembus 10.000 Lebih
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Mata Membesar dan Senyum Hilang PM Jepang Saat Donald Trump Ngoceh Soal Pearl Harbor
-
Terbongkar! Isi Obrolan 2 Jam Prabowo dan Megawati di Istana, Singgung Geopolitik Global?
-
Puan Maharani Beri Sinyal Pertemuan Susulan Megawati-Prabowo: Insyaallah Secepatnya!
-
Kelakuan Turis AS Keluyuran saat Nyepi di Bali, Pura-pura Bisu saat Ditanya
-
Didampingi Didit, Prabowo Akhirnya Temui dan Salami Warga Yang Hadir di Acara Open House Istana
-
SBY dan Jokowi Dijadwalkan Silaturahmi Lebaran ke Istana Temui Prabowo Sore Ini, Bagaimana Megawati?
-
Jelang Kick Off Piala Dunia 2026, Meksiko Kembali Membara: Polisi Tangkap Bos Kartel Sinaloa
-
Bisa Makan Gratis di Istana! Begini Suasana Open House Presiden Prabowo Siang Ini
-
Tegas! Swiss Setop Ekspor Senjata ke AS hingga Langit Ikut 'Dikunci'
-
Survei Mengejutkan: Mayoritas Warga AS Nilai Perang Iran Lebih Untungkan Israel