Suara.com - Wali Kota Tanjungpinang Syahrul saat ini dalam kondisi kritis. Wali Kota Tanjungpinang Syahrul sejak dua hari lalu dirawat di ruang isolasi Rumah Sakit Umum Provinsi Kepulauan Riau.
Kepala Dinas Kesehatan Kepri, Tjetjep Yudiana membenarkan bahwa di tubuh Syahrul dipasang ventilator.
"Karena sulit bernapas, jadi dipasang ventilator," katanya di Tanjungpinang, Senin (13/4/2020).
Tjetjep mengemukakan hasil swab terhadap Syahrul maupun 23 orang lainnya sudah keluar. Namun, ia enggan membeberkan hasilnya sampai Kemenkes mengumumkannya.
"Nanti sore disampaikan," katanya.
Seluruh anggota keluarga Syahrul, berstatus sebagai orang dalam pemantauan (ODP). Anggota keluarga yang pernah kontak dengan Syahrul telah melakukan karantina mandiri.
Syahrul sejak Sabtu (11/3) pagi dirawat di ruang isolasi RSUP Kepri. Syahrul berstatus sebagai pasien dalam pengawasan (PDP). Hasil pemeriksaan cepat terhadap Syahrul dinyatakan nonreaktif.
"Swab dari Pak Syahrul dan anggota keluarganya sudah dikirim ke laboraturium Kemenkes," ujarnya.
Sementara anggota keluarga dari pasien 22, HS berstatus sebagai orang tanpa gejala. Seluruh anggota keluarga dari HS menjalani karantina mandiri selama 14 hari.
Baca Juga: Dear Pengusaha, Jangan Pakai Wabah Corona Jadi Alasan Ogah Bayar THR
Pasien 22 itu sudah meninggal dunia dan dimakamkan Senin siang sesuai dengan protokol kesehatan. HS sempat dirawat selama beberapa hari di ruang isolasi di RSUP Kepri. Almarhum diduga tertular dari Pasien 21, ayahnya, yang sejak beberapa waktu lalu diisolasi di Rumah Singgah, dekat RSUP Kepri.
"Ada empat anggota keluarga dari almarhum yang menjalani karantina mandiri," katanya. (Antara)
Berita Terkait
-
Kelanjutan Liga Premier Inggris Jadi Perdebatan, FA Tawarkan Solusi
-
Aktivitas Warga Masih Padat Saat PSBB DKI, Pangdam Jaya: Tak Ada Perubahan
-
Wakil Ketua MPR Minta Pemerintah Relokasikan Anggaran Penanganan Covid-19
-
Kucing Schrdinger dan Kaitannya dengan Wabah COVID-19
-
Niat Hati Ingin Workout Pakai Yamaha Aerox, Berakhir Seperti ini
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan