Suara.com - Polisi menggunakan pakaian alat perlindungan diri atau APD virus corona saat menangkap aktor Tio Pakusadewo. APD itu berwarna putih.
Polisi pun mengenakan sarung tangan biru. Hal itu tertera dalam foto yang dikirimkan pihak kepolisian ke wartawan. Dalam foto itu terlihat wajah Tio manyun.
Tio Pakusadewo ditangkap karena kasus narkoba. Hanya saja polisi belum membeberkan lengkap kasus yang di
2019 lalu, Tio Pakusadewo pernah terserang strok, 2019 lalu. Pembuluh darah Tio Pakusadewo pecah dan sampai dirawat di rumah sakit. Dia sempat dirawat di Rumah Sakit Pusat Otak Nasional Cawang, Jakarta Timur.
Tapi Tio Pakusadewo kembali terjerat dalam kasus penyalahgunaan narkoba. Ini bukanlah kali pertama Tio terjerat kasus serupa.
Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Herry Heryawan membenarkan jika pemain film Buffalo Boys itu tertangkap karena kasus narkoba.
"Iya (Tio Pakusadewo ditangkap atas kasus narkoba)," kata Herry saat dikonfirmasi, Selasa (14/4/2019).
Kendati begitu, Herry enggan merinci soal barang bukti narkoba hingga kronologis penangkapan tersebut. Kekinian, Tio pun masih diperiksa Ditresnarkoba Polda Metro Jaya.
Sebagaimana diketahui, Tio sempat terseret kasus penyalahgunaan narkoba jenis sabu pada tahun 2018. Ketika itu Tio divonis sembilan bulan masa rehabilitasi.
Baca Juga: Polisi Geledah Rumah Terkait Narkoba Pakai APD, Tio Pakusadewo Pasrah
Tio bahkan sempat berjanji kepada dirinya dan di hadapan hakim bahwa tidak akan mengulangi perbuatannya itu kembali.
Berita Terkait
-
Polisi Geledah Rumah Terkait Narkoba Pakai APD, Tio Pakusadewo Pasrah
-
Update Corona Covid-19 Global 14 April 2020: yang Sembuh 445.005 Orang
-
Ditangkap Narkoba, Pembuluh Darah Tio Pakusadewo Pecah dan Stroke di 2019
-
Wabah Corona, Polisi Pakai Baju Hazmat saat Ciduk Aktor Tio Pakusadewo
-
Dampak Covid-19, Carsome Sudah Siapkan Dana untuk Karyawan
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Buruh Bersatu Desak Reformasi Total SJSN, Soroti Rendahnya Perlindungan Pekerja
-
Gus Ipul: 869 Ribu Peserta BPJS PBI Aktif Kembali
-
Riva Siahaan Dinilai Tak Nikmati Uang Korupsi: Hakim Bebaskan Uang Pengganti, Blokir Rekening Dibuka
-
Jakarta Darurat Lapangan Padel 'Bodong', 185 Bangunan Tak Berizin Terancam Ditertibkan Satpol PP
-
Vonis Korupsi Tata Kelola Minyak: Eks Dirut Pertamina International Shipping Dihukum 9 Tahun Penjara
-
Lingkaran Setan Kekerasan di Balik Seragam: Mengapa Polisi Junior Terus Jadi Korban Senior?
-
Bareskrim Ambil Alih Pengejaran Ko Erwin, Bandar Narkoba Terkait Kasus AKBP Didik
-
WNA Australia Terinfeksi Campak Usai Kunjungi RI, Kemenkes Percepat Imunisasi MR untuk Anak PAUDTK
-
Pramono Anung Instruksikan Perluasan Akses Jalan Guna Urai Kemacetan Flyover Latumenten
-
KPK Telusuri Pemilik Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar dalam Kasus Bea Cukai