Suara.com - Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 mengumumkan bahwa ada penambahan sebanyak 46 pasien yang dinyatakan sembuh dari virus corona COVID-19 pada Selasa (14/4/2020). Total pasien sembuh di Indonesia jadi 426 orang.
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto menyampaikan, pasien sembuh corona paling banyak ada di Jakarta, yakni 163 orang.
"Ada kasus sembuh 46 orang kalau kita lihat, distribusi terbesar DKI sudah sembuh 163 orang. Kemudian di Jawa Tengah, di Jawa timur 76 orang sembuh, di Jawa Barat ada 23 pasien sembuh, kemudian di Sulawesi Selatan 33 pasien sembuh, demikian juga di beberapa provinsi yang lain," kata Yurianto dalam konferensi pers di Graha BNPB di Jakarta, Selasa.
Sementara pasien yang meninggal akibat COVID-19 bertambah 60 kasus sehingga total 459 orang yang meninggal dunia.
"Kami sangat berduka dengan masih adanya saudara-saudara kita yang meninggal karena COVID-19," lanjutnya.
Kemudian ada penambahan kasus pasien positif baru sebanyak 282 sehingga total menjadi 4.839 orang.
Data tersebut merupakan pencatatan yang dilakukan sejak Senin (13/4) pukul 12.00 WIB, hingga Selasa (14/4), pukul 12.00 WIB.
Sebelumnya pada Senin (13/4), tercatat 4.557 kasus positif COVID-19, 399 orang meninggal dan 380 orang sembuh.
Baca Juga: Nihil Bantuan, Sopir Mikrolet: Urusan Perut Lebih Penting daripada Corona!
Berita Terkait
-
Hampir 500! Jumlah Pasien Corona yang Meninggal Dunia Kini Jadi 459 Orang
-
Update Corona RI: Hampir Tembus 5.000, Positif COVID-19 Jadi 4.839 Orang
-
Alhamdulillah Ya Allah! 29 Pasien Corona di Bekasi Akhirnya Bisa Sembuh
-
Simon Nainggolan, Pasien Sembuh Corona: Positif Thinking, Itu yang Penting!
-
LIVE STREAMING: Update Covid-19 Selasa, 14 April 2020
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Cekcok Rebutan Lapak Mangkal, Sopir Angkot di Tanah Abang Bakar Teman Sendiri Hidup-hidup
-
Agar MBG Tak Berhenti Usai Ganti Presiden, APPMBGI Dorong Payung Hukun Setingkat UU
-
Maling Motor di Tanjung Duren Diamuk Warga saat Kepergok Beraksi, Tangan Diikat Kepala Diinjak!
-
Belajar dari Kasus Daycare Little Aresha, KPAI: Ortu Wajib Cek Izin dan Latar Belakang Pengasuh!
-
BNI Pastikan Koperasi Swadharma Berdiri Sendiri di Luar Struktur Bank
-
BRIN dan Wanadri Siapkan Misi Selamatkan Terumbu Karang Pulau Buru yang Hancur Akibat Bom Ikan
-
Belajar dari Kasus Little Aresha, Ini 3 Cara Cek Legalitas Daycare dan PAUD Agar Anak Aman
-
Kebakaran Maut di Lubang Buaya: Wanita 53 Tahun Pengidap Stroke Tewas Terjebak Dalam Rumah
-
Gus Ipul: Persiapan Muktamar NU Terus Berjalan, Tim Panel Tuntaskan SK Sebelum Agustus
-
Niat Lindungi Anak dari Amukan Ibu, Anggota TNI Berpangkat Peltu Malah Dikeroyok di Stasiun Depok