Suara.com - Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti meskipun sudah tidak menjadi pejabat tetap mendapat banyak keluhan masyarakat.
Lantaran tak punya kuasa untuk menjawab berbagai keluhan itu, Susi kemudian menyampaikannya ke pejabat terkait. Seperti yang dilakukannya baru-baru ini.
Susi meneruskan keluhan warga kepada empat gubernur yaitu Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
Wanita kelahiran Pangandaran ini mengunggah chat percakapannya dengan Gubernur Jawa Timur Khofifah ke Twitter, pada Kamis (16/4/2020).
Dalam chat-nya, Susi menyampaikan keluhan warganet kepada Khofifah. Sang Gubernur langsung merespon dengan cepat.
"Di Jatim saya buat radar bansos di aplikasi radar Covid. Besok baru diluncurkan tunggu finalnya Kemensos," balas Khofifah kepada Susi.
Kemudian dalam unggahannya, Susi menulis, "Sudah ada jawabannya. Mohon sabar ya. Maturnuwun Bu Gubernur".
Tidak hanya kepada Khofifah, Susi juga diminta menyampaikan keluhan kepada Anies Baswedan.
Akun Twitter @PirmaP meminta, "Ibu Susi Pudjiastuti, bisa message ke bapak Anies Baswedan juga bu? Paket KJP sembako di lockdown juga, bansos untuk Jaksel harusnya tanggal 17 April ini, ditunda juga, hadeuh ngelus dada".
Baca Juga: Aturan Berlaku Mulai Hari Ini, Simak 2 Langkah Mengecek IMEI Ponsel
Dengan cepat, Susi meneruskan cuitan warganet ini dengan mengirimnya ke nomor Whatsapp Anies Baswedan.
Ternyata keluhan-keluhan warganet juga disampaikan Susi kepada Ridwan Kamil dan Ganjar Pranowo.
Ia pun menunjukkan tangkapan layar chat-nya dengan Ridwan Kamil yang berisi pesan seorang warganet meminta Gubernur untuk menyiapkan rumah sakit khusus Covid-19 dan sarana karantina.
"Ke Pak Ganjar juga saya kirim sudah. Tunggu," balas Susi saat ditanya warganet lainnya.
Pada Sabtu (18/4/2020), unggahan Susi ini telah mendapat lebih dari 4.600 like dan 750 retweet.
Sikap Susi yang dengan cepat menyampaikan keluhan-keluhan warganet ini membuatnya banjir pujian. Bahkan ia dijuluki "DPR sesungguhnya" oleh warganet.
Berita Terkait
-
Ridwan Kamil Akan Pilih Orang Miskin yang Pantas Terima Bansos Corona
-
Survei SMRC : Gubernur Jateng Bergerak Cepat Tanggulangi Covid-19
-
Aksi Kucing Oren Pengen Ikut Eksis Bareng Aa Gym dan Ridwan Kamil
-
Kabar Baik! Warga Jateng di Jabodetabek Dapat Bantuan dari Ganjar Pranowo
-
Pelaksanaan PSBB Bandung Raya, Ridwan Kamil Sebut Bakal Ada Sanksi Tilang
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Kisah Epi, ASN Tuna Netra Kemensos yang Setia Ajarkan Alquran
-
KPK Masih Menyisir Biro Travel yang Ikut Bermain Jual-Beli Kuota Haji di Kemenag Periode 2023-2024
-
Pastikan Pengungsi Hidup Layak, Kasatgas Tito Tinjau Huntara di Aceh Tamiang
-
KPK Cecar 5 Bos Travel Terkait Kasus Kuota Haji, Telisik Aliran Duit Haram ke Oknum Kemenag
-
Soroti Siswa SD Bunuh Diri di Ngada, Ketua Komisi X DPR Desak Negara Hadir untuk Keluarga Miskin
-
Pengguna LRT Meningkat 26 Persen, Masyarakat Pindah dari Kendaraan Pribadi ke Transportasi Umum?
-
Geger Siswa SD Akhiri Hidup Gegara Tak Mampu Beli Buku, Legislator NTT Minta Polisi Selidiki
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Rano Karno Mau Sulap Planetarium Jakarta Setara Las Vegas
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir