Suara.com - Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Agung Suprio mengatakan pihaknya telah mengirimkan surat edaran kepada lembaga penyiaran agar mematuhi imbauan tentang penanggulangan dan pencegahan pandemi Covid-19 terutama pshysical distancing dalam muatan siaran.
Agung mengemukakan, dalam surat edarannya KPI meminta lembaga penyiaran menghindari muatan siaran yang menampilkan adanya kerumunan, semisal penonton dalam acara yang tayang secara langsung.
"Kedua, tidak memuat program siaran yang menampilkan visualisasi massa penonton baik live, tapping ataupun editing kecuali diinfomasikan secara jelas bahwa tayangan tersebut merupakan rekaman dalam bentuk runing text ataupun caption saat tayangan program," ujar Agung dalam rapat virtual dengan Komisi I DPR, Senin (20/4/2020).
Lebih lanjut, kata Agung, KPI meminta lembaga penyiaran menerapkan protokol pencegahan dan penanganan dalam bentuk physical distancing bagi kru, jurnalis, maupun narasumber atau pendukung acara.
Ia mengatakan, lembaga penyiaran juga harus mematuhi ketentuan perlindungan anak dan remaja pada setiap program siaran dengan memperhatikan ketersediaan program bagi anak pada pukul 05.00-18.00 WIB, dengan muatan dan daya pemberitaan dan tampilan yang sesuai dengan perkembangan psikologis anak.
"Kami minta itu dijalankan dengan efektif dan solutif pada penanganan penyebaran Covid-19 sebagai wujud kepedulian bersama," kata Agung.
Berita Terkait
-
Berapa Jarak Aman Physical Distancing? Ahli Punya Pendapat Berbeda
-
Pemerintah: Protokol Transportasi Publik Mampu Putus Rantai Virus Corona
-
Cegah Covid19, Berikut Protokol Bepergian Menggunakan Transportasi Publik
-
Cegah Penularan Corona Covid-19, Ini Protokol di Pasar dan Kawasan PKL
-
Pandemi Corona Covid-19, Catat Protokol Pencegahan Penularan di Restoran
Terpopuler
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
Tundukkan Garudayaksa 3-2, Batam Prime FC Asuhan Okto Maniani Juara BIFS 2026
-
Investor Butuh Kepastian, 3 Hal Ini Diminta agar Eksplorasi Migas Makin Agresif
-
Sistemik dan Akut, Dosen UGM Bongkar Borok Penanganan Kekerasan Gender yang Hanya Jalan Jika Viral
-
Bukan Water Bombing, Prabowo Dorong 'Ubi Bombing' dari Singkong Atasi Karhutla
-
Hanura Desak Prabowo Sanksi Keras Korporasi Nakal Sebabkan Karhutla
-
DSI Bukan Regulator, Ekspor 3 Komoditas Dijamin Tak Akan Ribet
-
Antara Pompa Air yang Haus dan Pangkalan Gas yang Bisu di Tengah Kemarau
-
Dobrak Format Konvensional, Jakal Bookshop Fest 2026 Hadirkan 140 Aktivasi
-
Pembangunan Papua Masih Diiringi Konflik, Sejarawan Pertanyakan: Untuk Siapa?
-
Beli Buku Lebih Murah! Nikmati Diskon 20 Persen di Kinokuniya Pakai BRI