Suara.com - Laki-laki disebut lebih sulit pulih dari infeksi Covid-19, setelah studi baru-baru ini menunjukkan virus Corona bisa bertahan hidup di dalam testis.
Dilansir dari Daily Star, Senin (20/4/2020), ilmuan mendapati virus Corona bisa memberi dampak lebih buruk bagi pria.
Penelitian yang diikuti 68 pasien Corona yang telah sembuh di Mumbai, India, menunjuklan bahwa SARS-CoV-2 bisa menempel di enzim 2 (ACE2) yang banyak ditemukan dalam testis.
ACE2 atau juga dikenal dengan nama angiotensin-converting enzyme, juga kerap ditemukan dalam paru-paru, saluran pencernaan, hingga jantung.
Laki-laki dinilai sulit pulih lebih cepat dari paparan Covid-19, lantaran testis menghalangi sisa antibodi dalam tubuh.
Kondisi itu membuat virus Corona bisa bertahan dalam jangka waktu lebih lama.
Hal itu juga dinilai bisa jadi penjelasan mengapa wanita di kebanyakan negara, cenderung bisa sembuh lebih cepat setelah terinfeksi virus Corona.
Laporan ilmiah yang pertama kali tersiar di Medrxix, menemukan bahwa pasien wanita rata-rata butuh waktu empat hari untuk membersihkan tubuhnya dari virus. Sementara laki-laki butuh dua hari lebih lama.
Baca Juga: Sebut Takkan Pernah Kalah dari Petinju Kulit Putih, Devin Dikecam Publik
Berita Terkait
-
Susul Thailand, Malaysia Umumkan Nol Kematian karena Virus Corona
-
CEK FAKTA: Benarkah Banyak Katak Mati Jadi Korban Virus Corona?
-
Stress Tak Kerja, Warga Surabaya Ngamuk Hancurkan Posko Covid-19 Gresik
-
Semprot Donald Trump, Gubernur New York: Anda Dipecat!
-
Posko Terpadu COVID-19 Dijalankan, Pendatang Dicatat Petugas di Kulon Progo
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Lolos dari Bandara Soetta, Sabu 4,8 Kg Kiriman dari Iran Disergap di Pamulang!
-
Mendagri Tito Bahas Persiapan Program Perumahan di Wilayah Perbatasan
-
Bisa Jadi Pintu Masuk HIV: 19 dari 20 Remaja Jakarta Terinfeksi Penyakit Menular Seksual
-
Begal Petugas Damkar Ditangkap di Hotel Pluit, Polisi: Masih Ada 4 Pelaku yang Buron!
-
Makar atau Kebebasan Berekspresi? Membedah Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani
-
Perintah Tegas Pramono ke Pasukan Kuning: Jangan Tunggu Viral, Jalan Rusak Harus Cepat Ditangani!
-
Dipolisikan Faizal Assegaf ke Polda Metro, Jubir KPK Santai: Itu Hak Konstitusi, Kami Hormati
-
Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029
-
Andi Widjajanto: Selat Malaka Adalah Choke Point yang Bisa Seret Indonesia ke Konflik Global
-
Produk Makanan Segera Punya Label Gula, Garam, Lemak Level A-D: Dari Sehat hingga Berisiko