Suara.com - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA) mengklaim akan memenuhi kebutuhan perempuan dan anak selama pandemi Covid-19. Khususnya, sektor perempuan dan anak yang tergolong ekonomi menengah ke bawah, lansia, hingga para penyandang disabilitas.
Menteri PPA Bintang Puspayoga menyebut, pihaknya telah menyediakan pemenuhan akses berkenaan dengan jaring pengaman sosial. Bantuan tersebut termaktub dalam skema jaring pengaman sosial dan program keluarga harapan (PKH).
"Kebutuhan dasar perempuan dan anak rumah tangga miskin dan sangat miskin maupun lansia dan penyandang disabilitas setelah tercakup dalam sejumlah skema JPS yang ada khususnya PKH," kata Bintang di Gedung BNPB, Rabu (22/4/2020).
Selain bantuan pemenuhan kebutuhan pokok, Kementerian PPA juga menyiapakan bantuan dalam bentuk lain. Misalnya, pelatihan, keringanan pembayaran kredit bagi perempuan pelaku usaha mikro dan ultra mikro.
"Bantuan pemenuhan kebutuhan bahan pokok pelatihan dan keringanan pembayaran kredit bagi perempuan pelaku kewirausahaan mikro dan Ultra mikro," beber Bintang.
Untuk itu, Bintang meminta Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak di daerah ikut andil. Dia meminta agar ada pengawasan sehingga bantuan tersebut tepat sasaran.
"Peran dinas PPPA di daerah turut memastikan bahwa penerima bantuan dari program JPS adalah termasuk perempuan dan anak kelompok rentan," tutupnya.
Berita Terkait
-
Klaim Hasil Tani Melimpah, Pemkab Gunungkidul Pastikan Kebutuhan Pokok Aman
-
Soal PSBB, Pemerintah Diminta Tak Ingkar Janji Penuhi Kebutuhan Pokok Warga
-
Jokowi Siapkan Dana Rp 25 T untuk Kebutuhan Pokok Selama Corona
-
Hadapi Corona, Pemkab Kulon Progo Pastikan Stok Kebutuhan Pokok Aman
-
Keluarkan Fatwa, MUI: Haram Hukumnya Timbun Kebutuhan Pokok dan Masker
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
Terkini
-
Resmi Latih Italia, Roberto Mancini Dibuat Frustasi oleh Shin Tae-yong dan Timnas Indonesia
-
Keruwetan Aturan Rokok, Bikin Investasi di Industri Hasil Tembakau Seret
-
Ganti 13.000 KM Pipa Tua Jakarta, PAM Jaya Siapkan Proyek Jumbo Rp22,8 Triliun
-
BUKA Kantongi Pendapatan Rp 4 T di Semester I 2026, Ditopang Segmen Gaming
-
Tragedi Menyalip di Sampang: Ibu Muda Tewas Terhempas, Bayi 8 Bulan Alami Patah Tulang
-
Dari Rollover hingga Digital Trust, Begini Strategi Indosat Menindaklanjuti Putusan MK
-
Debut Gila Mitchell Baker, Media Vietnam: Ancaman Serius, Senjata Mematikan Timnas Indonesia
-
4 Zodiak yang Diprediksi Menarik Keberuntungan Hari Ini 29 Juli 2026, Kamu Termasuk?
-
Ke Depan Tak Ada Lagi Kecelakaan Kereta Api , KAI Kembangkan Teknologi Baru
-
Petaka MBG: 211 Siswa Kediri Tumbang Keracunan, Program Dihentikan Sementara