Suara.com - Pemerintah Spanyol akhirnya melonggarkan aturan lockdown bagi anak-anak berusia di bawah 14 tahun yang telah menjalani karantina sejak 14 Maret 2020.
Mereka kini diperbolehkan ke luar rumah. Syaratnya harus selalu didampingi orang dewasa yang tinggal satu atap dengan si anak.
Peraturan itu mulai berlaku pada, Minggu (26/4/2020), sebagai kompensasi dari periode lockdown yang diperpanjang hingga 10 Mei mendatang.
Kabar itu diungkapkan Perdana Menteri Kesehatan Salvador Illa sebagaimana dilansir The Local, Minggu (26/4/2020).
"Ini adalah pemerintah yang mendengarkan dan akhir pekan depan saya akan mengeluarkan perintah yang memungkinkan anak-anak di bawah 14 untuk berjalan-jalan mulai Minggu 26 April," kata Salvador Illa.
Maria Jesus Montero, juru bicara pemerintah meminta kelonggaran aturan ini turut diimbangi dengan kehati-hatian orang tua dalam menjaga anak-anaknya.
Terutama perihal menjaga kebersihan.
"Adalah tanggung jawab orang dewasa yang menyertai untuk memastikan bahwa langkah-langkah kebersihan ini dipatuhi," kata Maria.
Terkait berapa lama periode anak-anak diperbolehkan ke luar rumah, pemerintah Spanyol masih belum mengumumkannya. Menurut Maria, aturan itu masih dalam kajian.
Baca Juga: Legenda NBA Dennis Rodman Harap Kabar Kim Jong Un Sakit Keras Tidak Benar
Aturan melonggarkan lockdown sejatinya juga berlaku untuk anak-anak berusia 14 hingga 18 tahun.
Namun, perhatian lebih ditujukan kepada anak di bawah 14 tahun lantaran mereka dianggap belum cukup mandiri.
"Mereka yang berusia antara 14 dan 18 diperbolehkan untuk keluar rumah sendirian. Mereka sudah bisa melakukan kegiatan seperti pergi ke toko untuk membeli roti atau koran sendirian," ujar Maria.
"Namun seorang anak berusia empat tahun tidak bisa keluar sendirian ke jalan," tandasnya.
Berita Terkait
-
Abaikan Corona, Warga Pakistan Serbu Pasar dan Masjid di Hari ke-1 Ramadan
-
LIVE STREAMING: Update Covid-19 Minggu, 26 April 2020
-
Singapura Lockdown, Berang-Berang Duduki Kota untuk Cari Rumah Baru
-
Kecuali Mekkah, Arab Saudi Longgarkan Jam Malam Selama Ramadan
-
Ahli Sebut Ruam Kulit Jadi Gejala dan Tanda Infeksi Covid-19
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Polisi Ungkap Pemicu Kericuhan Wisatawan di Pantai Wedi Awu, 4 Tersangka Diamankan
-
Bareskrim Limpahkan Laporan Kasus Air Keras Andrie Yunus ke Polda Metro Jaya
-
Jangan Salahkan Dirimu! Ini Langkah yang Harus Dilakukan Penyintas Kekerasan Seksual
-
Geger Kekerasan Seksual di Pati, Cak Imin Minta Para Kiai Kumpul Deteksi Ponpes 'Nakal'
-
Dedi Congor Kabur dari Wartawan Usai Diperiksa Kasus Bea Cukai, KPK: Ada Dugaan Terima Uang
-
Cak Imin Sebut Kasus Pencabulan di Pati Alarm Darurat Pesantren: Itu Kiai Palsu, Cuma Manipulasi!
-
Banjir Bone Telan Dua Korban Jiwa, Bocah 5 Tahun Tenggelam Saat Evakuasi
-
Wamendagri Wiyagus Ajak Pemda di Asia Pasifik Perkuat Sinergi Pariwisata Berkelanjutan
-
Pura-pura Mogok! Sabu 16 Kg dalam Ban Mobil Towing Terbongkar, Polda Metro Bekuk 2 Kurir di Depok
-
Filipina Mulai Ketar-ketir Efek Domino Konflik Geopolitik, Termasuk Perang AS - Iran