Suara.com - EP, seorang anggota Polri yang berdinas di Batam dinyatakan positif terjangkit virus Corona (Covid-19). Pasien ini tercatat merupakan pasien 30 terkait persebaran pandemi Corona di Batam.
Seperti dilansir Batamnews.co.id--jaringan Suara.com, EP tertular dari rekan anggota Polri lainnya yang merupakan suami dari PNS Dinas Pemberdayaan Perempuan yang menjadi pasien kasus 15 corona.
EP, anggota yang bertugas di salah satu Polsek di Kota Batam tersebut sempat menjalani rapid test dengan hasil non reaktif.
Kendati demikian, ia tetap menjalani isolasi di RS Bhayangkara sebagai orang tanpa gejala (OTG) sambil menunggu hasil swab dari Balai Teknik Kesehatan Lingkungan Pengendalian Penyakit (BTKL-PP) Batam. Ternyata hasil uji swab menyatakan positif.
Sementara rekannya yang merupakan suami dari pasien kasus 15 sedang menunggu untuk dilakukan uji swab.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi menjelaskan jika rapid test terhadap EP dilakukan tanggal 15 April 2020. Saat itu selain hasil rapid test non reaktif, foto rontgen organ pernafasannya juga dinyatakan normal.
"Keesokan harinya 16 April 2020 dilakukan tindakan pengambilan swab yang hasilnya baru diterima pada hari ini, positif," kata Didi.
EP diketahui tidak pernah ke luar daerah atau luar negeri dalam beberapa waktu belakangan. Ia merupakan rekan satu tim yang bertugas dengan suami Kasus 15.
Suami pasien nomor 15 sendiri belum diambil sampel swab karena kendala logistik untuk bahan pengujian yang habis.
Baca Juga: Dibekap, Diikat lalu Diperkosa, Nenek AH Pingsan Bongkar Kebiadaban Cucu
"Pengambilan swab di RS Bhayangkara, tetapi suami Kasus-15 sudah isolasi di rumah," kata Didi.
Tim surveilance kini sedang melakukan penelusuran terhadap orang-orang yang berkontak dengan anggota polisi yang kini terjangkit Corona.
"Pasien 30 sudah dibawa ke RSBP Batam untuk mendapat penanganan lebih lanjut," ucapnya.
Berita Terkait
-
Minta Tiru Vietnam Atasi Corona, Ade Yasin: Mereka Bisa, Kenapa Kita Tidak?
-
Kena Virus Corona, Polisi di Batam Ditolak di RS Covid-19 Pulau Galang
-
Balita di Kota Malang Positif Virus Corona, Wali Kota: Dia Pasien ke-14
-
Begal ABG saat Ngabuburit, Piter Berakhir Dikepung Warga di Jalan Buntu
-
Terancam Bangkrut Imbas Corona, Tukang Tambal Ban Terpaksa Jual Motor
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Bukan Musuh, Pemred Suara.com Ajak Jurnalis Sulsel Taklukkan Algoritma Lewat Workshop AI
-
Sekjen PBNU Ungkap Alasan Prabowo Gabung Board of Peace: Demi Cegah Korban Lebih Banyak di Gaza
-
Hadiri Majelis Persaudaraan Manusia di Abu Dhabi, Megawati Duduk Bersebelahan dengan Ramos Horta
-
Tiket Kereta Lebaran 2026 Telah Terjual Lebih Dari 380 Ribu, Purwokerto Jadi Tujuan Paling Laris
-
Nekat Berangkat Saat Sakit, Tangis Pilu Nur Afni PMI Ilegal Minta Dipulangkan dari Arab Saudi
-
Kisah Epi, ASN Tuna Netra Kemensos yang Setia Ajarkan Alquran
-
KPK Masih Menyisir Biro Travel yang Ikut Bermain Jual-Beli Kuota Haji di Kemenag Periode 2023-2024
-
Pastikan Pengungsi Hidup Layak, Kasatgas Tito Tinjau Huntara di Aceh Tamiang
-
KPK Cecar 5 Bos Travel Terkait Kasus Kuota Haji, Telisik Aliran Duit Haram ke Oknum Kemenag
-
Soroti Siswa SD Bunuh Diri di Ngada, Ketua Komisi X DPR Desak Negara Hadir untuk Keluarga Miskin