Suara.com - Beredar informasi yang mengklaim bahwa pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un meninggal dunia dan terbaring di dalam peti mati.
Klaim ini seperti dalam unggahan akun Twitter Mas Piyu ORI atau @mas__piyuuu pada Minggu, 26 April 2020.
Dalam unggahan itu terlihat foto Kim Jong Un terbaring di atas bantal putih dengan selimut merah di dalam peti mati. Akun @mas__piyuuu memberikan narasi sebagai berikut.
"Kim Jong-un Meninggal Dunia Jadi Trending Twitter https://bit.ly/2KAYAK8 #KIMJONGUNDEAD".
Akun Twitter itu memberikan link yang merujuk pada artikel berjudul "Kim Jon-un Meninggal Dunia Jadi Trending Twitter". Tulisan itu diterbitkan pada situs portal-islam.id pada Minggu (26/4/2020).
Saat tangkapan layar itu diambil, unggahan akun Twitter @mas__piyuuu telah dibagikan 9 kali dan mendapat 29 likes.
Benarkah Kim Jong Un meninggal dunia dan terbaring di peti mati?
Penjelasan
Berdasarkan penelusuran Suara.com, informasi yang mengklaim bahwa Kim Jong Un meninggal dunia dan terbaring di peti mati seperti dalam unggahan akun Twitter @mas__piyuuu adalah keliru atau tidak benar.
Baca Juga: Miris, Ratusan Tenaga Medis Pasien Corona Jambi Belum Gajian dari Januari
Dalam suatu forum tertutup pada Minggu (26/4/2020), Menteri Unifikasi Korea Selatan Kim Yeon-chul, yang mengurusi keterlibatan Korsel dengan Korea Utara, mengatakan pemerintah Korsel memiliki kemampuan intelijen untuk mengatakan dengan keyakinan bahwa tak ada kejadian yang tidak biasa di Korut.
Lalu, penasihat kebijakan luar negeri utama Presiden Korea Selatan Moon Jae-in, Moon Chung-in, menegaskan bahwa rumor kematian Kim Jong Un itu tidak benar.
"Posisi pemerintah kami tegas. Kim Jong Un masih hidup dan sehat. Dia sedang tinggal di daerah Wonsan sejak 13 April. Sejauh ini tidak ada gerakan mencurigakan yang terdeteksi," ujar Moon Chung-in, kepada saluran berita di Amerika Serikat.
Sementara itu, terkait foto Kim Jong Un di dalam peti mati yang diunggah oleh akun Twitter @mas__piyuuu diduga hasil penyuntingan.
Menurut analisis Mirror, Senin (27/4/2020), gambar tersebut sangat cocok dengan foto yang diambil dalam pemakaman Kim Jong-il pada tahun 2011.
Ia merupakan ayah dari Kim Jong Un. Kim Jong-il meninggal dunia karena serangan jantung.
Berita Terkait
-
Jadi Fans Inter Milan, Kim Jong Un Tak Ragu Tembak Fans Juventus
-
Presiden Trump Klaim Tahu Kondisi Sebenarnya Kim Jong Un
-
CEK FAKTA: Benarkah Hanya Indonesia yang Bebaskan Napi Saat Pandemi Corona?
-
CEK FAKTA: Benarkah Gibran Mengklaim Jadi Pemimpin Tidak Perlu Pintar?
-
Kim Jong Un Kirim Surat ke Presiden Afrika Selatan, Tepis Rumor Kematian?
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Eks Menag Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Mantan Penyidik: KPK Tak Boleh Beri Perlakuan Istimewa
-
Turap Longsor di Kramat Jati, 50 Personel Gabungan Dikerahkan
-
Tentara Amerika Mulai Protes Disuruh Hancurkan Iran, Tak Sudi Mati Demi Israel
-
Volume Kendaraan Arus Balik Membeludak, GT Purwomartani Kini Dibuka Hingga Pukul 20.00 WIB
-
Perang Darat Dimulai? AS Bakal Kirim Tentara Serang Pulau Kharg Iran
-
Ribuan Marinir AS Dikirim Donald Trump ke Timur Tengah, Keluarga: Kapan Ini Akan Berakhir?
-
Perang AS-Israel vs Iran Tak Kunjung Selesai, China Kirim Pernyataan Tegas
-
Dubai dan Abu Dhabi Diskon Besar-besaran Tarif Hotel Mewah di Tengah Perang, Minat?
-
Proyek Surya dan Hidrogen Hijau di RI Dapat Suntikan Dana, Regulasi Masih Jadi Hambatan?
-
10 Juta Warga Kuba Hidup Dalam Kegelapan, Blackout Kedua dalam Sepekan Picu Krisis dan Protes