Suara.com - Akibat dari maskapai tempat kerjanya merugi, Sara Haider, pramugari di Virgin Atlantic, memilih bekerja di supermarket setelah dirumahkan sementara.
Melansir dari laman Daily Mail, keputusan Haider untuk banting setir jadi karyawan supermarket Asda di West Sussex, Inggris, karena dirinya ingin memberikan kontribusi di lingkungannya selama masa pandemi, sekaligus menambah penghasilan.
"Aku mendaftar Asda supaya bisa memberikan sesuatu kepada lingkungan sekitarku," kata Haider.
Perempuan berusia 36 tahun ini juga mengatakan tidak ingin duduk santai tanpa melakukan apapun selama masa cuti ini.
Haider kini memiliki tugas menata makanan-makanan di kulkas Asda dengan gaji 16 ribu poundsterling per tahun atau setara dengan Rp 298 juta. Sementara ketika bekerja di maskapai, dirinya memiliki penghasilan 18 ribu poundsterling atau setara Rp 335 juta per tahun.
Dirinya merasa senang ketika bisa bekerja yang memungkinkan berinteraksi dengan banyak orang.
"Apakah terbang ke AS, Karibia, Timur Jauh, maupun Afrika Selatan, saya selalu senang bekerja dengan banyak orang dan tetap aktif," jelasnya.
"Jadi pekerjaan (pegawai supermarket) ini sangat cocok untukku, sembari menunggu semuanya normal kembali," sambun Haider.
Haider merasa beruntung bisa mendapatkan pekerjaan barunya, serta melakukan sesuatu di masyarakat.
Baca Juga: Percepat Vaksin Corona, Pemerintah AS Gelar 'Operation Warp Speed'
Manajer umum bagian toko Steve Carcknell menyebut, turut merasa senang dengan bergabungnya Haider menjadi pegawai Asda.
"Dari melakukan pekerjaan kelas satu, dia melakukan transisi dengan sangat cepat dari troli pesawat ke troli Asda," kata Carknell.
Haider dan 8.000 bersama pekerja maskapai Virgin dirumahkan sejek Maret lalu. Dalam unggahan instagramnya, ia berharap bisa kembali bekerja bersama rekan dan tim di maskapai selepas pandemi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Lepas 1.105 Peserta, Menaker: Magang Nasional Perkuat Kesiapan Kerja Generasi Muda
-
Pelecehan Verbal Dominasi Laporan Kasus Kekerasan Seksual Dosen UPN Veteran Yogyakarta
-
Narapidana Kuliah dari Balik Jeruji, Hak Pendidikan atau Privilege?
-
Sempat Lumpuh Total, Jalur Stasiun Pasar Senen Akhirnya Pulih Usai 2 Kereta Tergelincir Berbarengan
-
KPK Dalami Dugaan Aliran Duit dari Wakil Ketua PN Depok
-
Wamensos Agus Jabo: Sekolah Rakyat Tak Hanya Fokus Pendidikan, Orang Tua Siswa Diberdayakan
-
Ini Sudah Jadi Teror! DPR Dukung Aparat Tembak Begal di Tempat
-
DPR Bantah Menteri HAM Soal Larangan Tembak Begal: Polisi Tak Boleh Ragu Bertindak
-
Bukan Hantu atau Begal! Pocong Bikin Resah Warga Ciputat Tiap Malam Ternyata Pengamen
-
Perintah Kapolda Lampung Tembak Begal di Tempat Berpotensi Jadi Pembunuhan di Luar Hukum