Suara.com - Sertifikat Kartu Prakerja yang diterbitkan oleh Rungguru, sebagai salah satu penyedia layanan kursus online, menjadi perbincangan di kalangan warganet.
Penampakan sertifikat tersebut terungkap lewat unggahan jurnalis senior Agustinus Edy Kristianto di akun Facebook pribadinya, belum lama ini.
Edy melalui tulisan panjang yang dibagikan, mengungkap kejanggalan setelah dirinya mengikuti program pelatihan online Kartu Prakerja melalui platform Skill Academy, Ruangguru.
Bermula saat dirinya, membeli paket kelas online "Teknik Menulis Naskah Berita Seperti Jurnalis Andal" seharga Rp 220 ribu di Rungguru, yang terdiri dari 11 video.
Namun, selama proses pelatihan Edy enggan menyelesaikan 11 video itu dan memilih untuk langsung menjawab soal ujian.
Tak lama, ia pun dinyatakan lulus kursus online dan mendapat sertifikat "Jurnalistik Menulis Naskah Berita Seperti Anda!" pada Rabu (29/4/2020).
Tapi ia merasa janggal karena sertifikat itu ditandatangani oleh CEO Skill Academy Adamas Belva, yang menurutnya tidak memiliki latar belakang di dunia pers.
"Sertifikat sebuah kelas jurnalistik itu ditandatangani oleh CEO Skill Academy Adamas Belva Syah Devara—orang yang tidak pernah berkecimpung di dunia pers, bahkan mungkin tidak pernah menulis satu judul berita pun sepanjang hidupnya," tulis Edy seperti dikutip Suara.com.
Sebagai orang yang telah lama berkecimpung di dunia jurnalis, Edy merasa seharusnya itu diteken oleh pihak yang berkompenten di bidangnya seperti: Dewan Pers, Lembaga Pers Dr. Soetomo (LPDS), atau Lembaga Penelitian Pendidikan dan Penerbitan Yogyakarta (LP3Y).
Baca Juga: Warung Kopi Jadi 'Ancaman' di Surabaya saat Wabah Virus Corona, Kenapa?
Foto sertifikat itu kemudian disertakan Edy dalam tulisannya lalu dibagikan ulang oleh akun Ecosoc Rights, sebuah lembaga riset dan pendidikan untuk hak, ekonomi, sosial dan budaya.
Namun ternyata, penampakan sertifikat itu justru menjadi bulan-bulanan warganet yang juga menyampaikan keraguan atas kursus online Kartu Prakerja.
Tak sedikit dari mereka yang memberikan cibiran. Salah satunya Kang Soe yang menuliskan, "Sertifikat begituan dipakai buat apa? Itu yang bikin siapa? Dun** banget...catat manusia dun** itu".
Kritik tajam juga dilayangkan oleh warganet Marlon Rumambi dalam beberapa kolom komentar yang bila digabungkan seperti ini.
"Ijazah boleh pakai ngelamar kerja, sertifikat itu? (emoji tertawa). Setidaknya sebagai pendamping ijazah ada traskrip nilai yang ditandatangani Dewan dan Ketua Prodi. Kalau ini? (emoji tertawa)," ungkapnya.
Adapun, warganet Sulfianti Dwi berkomentar, "Sertifikatnya bisa buat melamar kerja".
Berita Terkait
-
Keanehan Kursus Online Dibongkar, Reaksi Anak Buah Belva Ditertawakan
-
Iseng Ikut Kursus Ruangguru di Kartu Prakerja, Edy Ungkap Kejanggalan Ini
-
Sindiran Jansen Demokrat: Harusnya TKA Aja yang Dikasih Pelatihan Online
-
Arteria: Bubarkan Stafsus Milenial, Saya Dulu Muda Tak Rampok Uang Rakyat
-
DPR ke KPK: Tolong Usut, Ruangguru di Kartu Prakerja itu Korupsi!
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
Terkini
-
Antisipasi Dampak ke Jokowi Jadi Alasan PSI Terima Pengunduran Diri Ade Armando
-
Kabur ke Bogor, Motif Pelaku Bacok Karyawan Roti di Cengkareng Ternyata Gara-gara Nyaris Senggolan!
-
Uji Publik RUU Hak Cipta: AI dan Royalti Jadi Fokus
-
KPK Dalami Kasus Maidi, Tiga Kepala Dinas Pemkot Madiun Diperiksa
-
KPAI Tekan Polisi Segera Tahan Tersangka Kasus Kekerasan Seksual di Ponpes Pati
-
Inflasi April Terkendali 2,42%, Kemendagri Minta Daerah Jangan Lengah
-
Prabowo Sahkan Perpres Kesejahteraan Hakim Ad Hoc, Sahroni Ikut Sorot Jaksa di Daerah Terpencil
-
Bantah Sengaja Lawan Arus, Kadispenad Sebut Mobil Dinas TNI Berpelat 1-45 Terjebak Macet
-
Karena Ini, Transjakarta Tutup Sementara Halte Manggarai Mulai Besok
-
Senggolan Berujung Maut, Pelaku Pembacokan Pegawai Pabrik Roti di Cengkareng Diciduk Polisi