Suara.com - Seorang perempuan yang dituduh meludahi petugas McDonalds berakting batuk-batuk dan mengaku terinfeksi virus Corona saat hendak ditangkap polisi.
Dilansir Daily Mail, Jumat (1/5/2020), pelaku merupakan perempuan berusia 51 tahun.
Dia membuat onar di McDonalds kawasan Eagle Vale Marketplace, Sydney, Australia, Rabu (29/4/2020).
Kejadian bermula saat pelaku hendak membeli memesan makanan, hingga petugas waralaba cepat saji itu menginfokan bahwa kartu atm miliknya tak bisa untuk membayar.
Merasa tak terima, perempuan itu menjadi marah. Tindakan agresifnya bahkan sampai-samapi mengancurkan pintu kaca McDonalds tersebut.
Atas tindakanya itu, pelaku diamankan polisi dengan tuduhan tak mematuhi arahan meludah atau batuk selama pandemi Covid-19, tindak penyerangan, serta perusakan properti.
Seorang juru bicara McDonalds mengatakan kepada Macarthur Chronicle, petugas yang mengalami kekerasan telah ditawari dukungan penuh atas insiden tersebut.
"Keselamatan dan keamanan karyawan dan pelanggan kami adalah prioritas utama kami," katanya, dilansir dari Daily Mail, Jumat (1/5/2020).
"Kami memiliki sejumlah langkah-langkah keamanan, seperti CCTV, dan membantu polisi dengan penyelidikan mereka atas insiden ini."
Baca Juga: Di Tengah Pandemi Corona, Kawanan Tikus Serang Pemukiman di Perth Australia
"Kami tidak mentolerir segala bentuk kekerasan atau pelecehan."
Sebagaimana informasi, pengadilan lokal di Campbelltown telah menyidangkan kasus tersebut pada Kamis (30/4/2020) di mana permohonan pelaku terkait keringanan denda telah ditolak.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- 4 Seri MacBook yang Harganya Terjun Bebas di Awal 2026, Mulai Rp8 Jutaan
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
Pilihan
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
-
Istri Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Luka Serangan AS-Israel ke Iran
-
Bakal Gelap Gulita! Pemkot Solo Stop Sementara Pembayaran Listrik Keraton Surakarta ke PLN
-
Imbas Perang Iran, Pemerintah Cari Minyak dari AS demi Cegah Harga BBM Naik
-
Info Orang Dalam, Iran Hampir Pasti Tak Ikut Piala Dunia 2026
Terkini
-
AS Tambah Pasukan ke Timur Tengah, Operasi Epic Fury Dinilai Masih Panjang
-
Angkatan Udara Qatar Tembak Jatuh 2 Pesawat Tempur Iran
-
Trump Tak Tutup Opsi Kirim Pasukan Darat ke Iran, Isyaratkan Gelombang Serangan Lebih Besar
-
Boroujerdi: Masyarakat Tak Anggap Putra Shah Terakhir Iran Reza Pahlavi Ada
-
Eks Dirut Pertamina Soal Kesaksian Ahok: Buka Tabir Korupi LNG
-
Kaesang Silaturahmi ke Ponpes Al-Amien Kediri Disuguhi Nasi Kuning: Saya Kayak Lagi Ulang Tahun
-
China Tegas Dukung Iran Lawan Serangan AS dan Israel: Kami di Belakang Iran
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
-
Istri Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Luka Serangan AS-Israel ke Iran
-
Ancaman Perang Timur Tengah, DPR Desak Travel Jamin Keamanan dan Kepulangan Jamaah Umrah