Suara.com - Peran Wakil Presiden (Wapres) Maruf Amin selama masa pandemi Virus Corona atau Covid-19 yang melanda Indonesia dipertanyakan beberapa pihak. Menjawab persoalan tersebut, pihak Wapres Maruf menyatakan, mantan Rais Aam PBNU tersebut mendapat tugas dari Presiden Joko Widodo yang difokuskan menata kehidupan beragama.
Staf Khusus Wakil Presiden Ikhsan Abdullah menjelaskan, memang ada pembagian tugas antara Presiden Jokowi dengan Wapres Maruf Amin selama masa pandemi Corona ini.
"Sekarang ini sedang terjadi atau dilakukan semacam pembagian tugas. Presiden mengurus semua berkatian dengan persoalan regulasi logistik dan seterusnya, nah Pak Wapres ini lebih fokus bagaimana menata kehidupan beragama selama Covid ini berlangsung," kata Ikhsan dalam diskusi Polemik Trijaya special Covid-19, Sabtu (2/5/2020).
Menurut Ikhsan, untuk sementara yang menjadi fokus Maruf terkait mengurusi menjaga kehidupan beragama umat di tengah Covid-19.
Selain itu, Ikhsan mengungkapkan, Wapres Maruf selama pandemi Corona melakukan tugas pemantauan implementasi kebijakan pusat di setiap daerah.
"Ada banyak hal yang dilakukan kita bekoordinasikan atau melakukan monitor gubernur-gubernur kepala daerah untuk bagaimana pelaksanaa dan kondisi daerah masing-masing seperti yang dilakukan dengan Gubernur DKI, Gubernur Jawa Barat dan Gubernur Jawa Tengah dan seterusnya," tuturnya.
Lebih lanjut, Ikhsan mengklaim, koordinasi terus dilakukan setiap saat. Meburutnya, hal itu dilakukan agar kebijakan berjalan dengan baim selama pandemi Virus Corona.
"Sehingga tidak akan msalah apabila regulasi dijalankan dengan baik," katanya.
Baca Juga: Wapres Maruf Ajak Umat Muslim untuk Bersabar Berpuasa Saat Wabah Covid
Berita Terkait
-
Wapres Maruf Ajak Umat Muslim untuk Bersabar Berpuasa Saat Wabah Covid
-
Besok, Wapres Pimpin Gelaran Zikir Nasional Dari Rumah Hadapi Pandemi Covid
-
Wapres Ma'ruf Amin Sebut Semangat Nyepi Sejalan dengan Social Distancing
-
Wapres Maruf soal Seruan Pemerintah: Ulama Harusnya Menjaga Masyarakat
-
Wapres Ma'ruf Amin: Prioritas SDM Berkualitas Untuk Pembangunan Negara
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
Pilihan
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
Terkini
-
Daftar Titik Banjir Jakarta Hari Ini: Waspada, Air Setinggi 90 Cm Genangi Jakbar-Jaksel
-
Didesak 10.000 Petisi Konstituen, Rahayu Saraswati Hadir Lagi di DPR Kembali Pimpin Rapat Komisi VII
-
Cerita Hakim Anwar Usman Sering Bolos Sidang MK karena Sakit: Saya Tak Pernah Check-Up
-
Peringatan Dini BMKG: Jabodetabek Siaga Hujan Sangat Lebat dan Angin Kencang pada Jumat Besok
-
Senjakala Lapak Permak Jin dan Sol Sepatu: Antara Kenangan Mahasiswa dan Harapan Baru Pasar Terban
-
Terpilih Jadi Ketum Partai Gerakan Rakyat, Sahrin Hamid Mundur dari Komisaris Jakpro
-
Bukan Virus Baru, Ini 7 Hal yang Perlu Diketahui tentang Super Flu di Indonesia
-
Kuasa Hukum Roy Suryo Cs: Pemeriksaan Tersangka Dugaan Fitnah Ijazah Jokowi Pakai SOP Solo!
-
Pedagang Daging Jabodetabek Ancam Mogok Massal, Pramono Anung: Saya Yakin Tetap Berjualan
-
Usai Tetapkan Sudewo Jadi Tersangka Kasus DJKA, KPK Dalami Keterlibatan Anggota Komisi V DPR Lain