Suara.com - Kediaman YouTuber Ferdian Paleka yang berada di Kota Bandung, Jawa Barat digeruduk oleh massa. Warga yang marah dengan kelakuan Ferdian mendatangi rumahnya pada hari Minggu (3/5/2020) malam.
Massa yang terdiri dari warga dan anggota kepolisian itu merasa tak terima dengan aksi Ferdian yang membuat video prank pura-pura memberikan bantuan sembako kepada transpuan namun ternyata isinya sampah.
"Kediamannya Ferdian Paleka malam ini digruduk warga dan beberapa orang yang sengaja datang ke Kavling Bojong Koneng Indah, Kecamatan Baleendah. Petugas kepolisian sudah berada di TKP," tulis akun Twitter @kabar.jabar.
Namun, massa tak berhasil menemui Ferdian karena ia ternyata tidak berada di rumah. Ferdian diduga kabur usai mengetahui kemarahan warga akibat video yang ia buat.
"Kabarnya doi enggak ada di rumah alias kabur. Tunggu update selanjutnya," tulis @kabar.jabar.
Alhasil, warga dibantu anggota kepolisian kemudian melakukan mediasi dengan keluarga Ferdian.
"Sedang mediasi dengan keluarga Ferdian Paleka, karena yang bersangkutan tidak ada dirumah," kata @kabar.jabar.
Dalam foto tersebut, terlihat tiga orang perwakilan dari warga dan kepolisian tengah berbicara dengan dua orang perempuan yang merupakan anggota keluarga Ferdian.
Warganet yang membaca update dari @kabar.jabar pun tak kalah marah dengan warga setempat. Mereka meminta kepolisian menindak tegas Ferdian Paleka. Salah seorang warganet bahkan meminta agar kawan-kawan Ferdian juga ikut diproses.
Baca Juga: Awal Mei IHSG Dibuka Memerah, 152 Saham Terpantau Melemah
"Mohon maaf tolong jangan cuma si Ferdian saja yang dicari dan dibawa kepolisian kalau sudah ketemu . Temen-temennya yang nyetir dan duduk di belakang harus kena hukuman juga. Mohon untuk kepolisan Bandung tidak ada hukuman cuma ungkapan permintaan maaf saja," tulis @phillip_samuel2.
Selain itu, Ferdian dan teman-temannya juga terlihat tidak memakai masker serta berkumpul membuat kerumunan sehingga melanggar aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang sedang diterapkan di Kota Bandung.
"Betul kak apalagi dia juga ngumpul-ngumpul tidak jelas tidak pakai masker cc kang @ridwankamil," kata @khairaniicut.
Berita Terkait
-
Ramadan di Ponpes Waria Al-Fatah: Mencari Tuhan di Tengah Stigma dan Sunyi
-
Tubuhku Otoritasku! Catatan Kritis Transpuan di 80 Tahun Kemerdekaan Indonesia
-
Job Batal-Identitas Dipaksa Hilang, Arus Pelangi Kecam Kebijakan Waria Dilarang Tampil di HUT RI
-
Tekanan Menikah Makin Tinggi, Cinta Tak Diakui: Curhat Pilu Transpuan di Indonesia
-
Bio One Akting Jadi Transpuan di Film 'Midnight in Bali', Totalitas!
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
Terkini
-
Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka
-
Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras
-
PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader
-
Negosiasi Selat Hormuz Berlanjut, Menlu Sugiono: Ada Sinyal Positif untuk Kapal RI
-
Minta Polisi Ungkap Pendana Isu Ijazah Palsu, Tim Hukum Jokowi: Saya Dengar Ada 'Charlie Chaplin'
-
Mendagri Tito Apresiasi BSPS, Program Perumahan Bantu Warga Kurang Mampu
-
Mahfud MD Curhat di DPD: Laporan Reformasi Polri Rampung, Tapi Belum Diterima Presiden
-
Imigrasi Ngurah Rai Amankan Buronan Interpol Asal Inggris
-
Geledah Kantor PT AKT, Kejagung Temukan Tumpukan Dolar Senilai Rp 1 Miliar!
-
Menaker Dorong Layanan Kemnaker Lebih Responsif dan Mudah Diakses Masyarakat