"Masalah makan dan bayar kontrak, untungnya saya punya sedikit simpanan. Kalau tidak bisa bekerja lagi, mungkin satu bulan sudah tidak punya biaya buat makan.
"Soalnya, dulu kerja dan uangnya dikirimkan buat keluarga di Indonesia. Ya mungkin sebulan bisa bertahan, tapi kalau lebih dari sebulan, tidak tahu lagi nanti bagaimana," ungkapnya.
Berbeda dengan Angga, Sri sudah mengantongi izin tinggal di Inggris sehingga lebih leluasa mencari pekerjaan lain seandainya majikan tidak memerlukannya lagi sesudah pandemi berakhir.
KBRI sediakan hotline, pekerja gelap takut laporWalaupun Inggris tidak menjadi tujuan pengiriman tenaga kerja Indonesia secara resmi, nyatanya banyak WNI yang bekerja sebagai pekerja rumah tangga atau di restoran dan toko-toko kecil.
Mereka biasanya masuk ke Inggris dibawa oleh majikan dari negara-negara Timur Tengah dan Asia. Belakangan terdapat sejumlah WNI yang masuk ke negara ini dengan menggunakan visa turis, tetapi bertujuan bekerja.
Data KBRI London menunjukkan jumlah keseluruhan WNI yang terdaftar di Inggris mencapai 9.362 orang.
Koordinator Fungsi Protokol dan Konsuler KBRI London, Gulfan Afero, mengatakan dari jumlah itu terdapat sekitar 250 orang yang tercatat bekerja di sektor rumah tangga.
KBRI memperkirakan mereka yang tidak terdaftar berjumlah sekitar 150 orang, meskipun perkiraan-perkiraan lain menempatkan angkanya lebih tinggi.
"Benar, kami telah menerima laporan bahwa beberapa pekerja sektor rumah tangga yang tidak terdaftar telah kehilangan pekerjaan dan kesulitan saat ini.
Baca Juga: Targetkan Universitas di Inggris, Iran dan Rusia Curi Data Vaksin Covid-19
"Namun sementara ini yang berhasil kami data dan mengalami kesulitan berkisar 20-30 orang saja, " kata Gulfan Afero menjawab pertanyaan wartawan BBC News Indonesia, Rohmatin Bonasir.
Ditambahkannya KBRI London telah menurunkan tim untuk memberikan bantuan logistik kepada mereka dan KBRI juga membuka nomor telepon hotline +447881221235 dan +447471495095.
Inggris mulai uji vaksin Covid-19 ke manusia 'Inggris masuki fase berisiko maksimum' Covid-19, kata PM Inggris Boris Johnson Virus corona: Siasat pemerintah Inggris agar warganya berhenti menyentuh wajah sendiriNomer tersebut, lanjut Gulfan, dapat dihubungi jika ada WNI yang mengalami kesulitan di Inggris selama pandemi Covid-19.
Akan tetapi beberapa WNI yang bekerja secara ilegal di Inggris mengaku takut meminta bantuan ke KBRI London.
"Saya takut dipaksa pulang ke Indonesia padahal saya ingin cari duit dulu. Jadi sekarang cari pinjaman ke teman-teman untuk makan," ungkap seorang perempuan yang tidak bersedia namanya disebutkan.
Menanggapi kekhawatiran seperti itu, Koordinator Fungsi Protokol dan Konsuler KBRI London Gulfan Afero mengatakan prioritas utama di masa pandemi adalah "memberikan bantuan logistik kepada kelompok yang rentan ini."
Berita Terkait
-
Seperlima Anak-anak di Britania Raya Alami Kelaparan Selama Lockdown Corona
-
Muncul Usulan Liga Inggris 2019/2020 Dilanjutkan di Australia
-
Bek Liverpool Sebut Lockdown Jadi Medan Pertarungan Mental Pesepakbola
-
Inggris Siapkan Skenario Stalin Jika PM Boris Johnson Wafat karena Corona
-
Terungkap, Inggris Susun Rencana Darurat Jika PM Johnson Wafat Imbas Corona
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Tunaikan Umrah, Momen Megawati Didampingi Prananda dan Puan Ambil Miqat Masjid Tan'im
-
Bukan Sekadar Penanam: Wamen Veronica Tan Tegaskan Peran Strategis Perempuan dalam Tata Kelola Hutan
-
Indonesia-Norwegia Luncurkan Small Grant Periode IV, Dukung FOLU Net Sink 2030
-
Terungkap: AS Siapkan Strategi Perang Jangka Panjang di Iran, Beda dari Venezuela
-
Nasib Buruh Perempuan hingga Korban MBG Jadi Sorotan Tajam API
-
API Soroti Femisida dan Bias Hukum Jelang Hari Perempuan Internasional
-
Status Bendung Katulampa Naik ke Siaga 3, Air Kiriman Diprediksi Terjang Jakarta Malam Ini
-
Guru SD di Jember Telanjangi 22 Siswa, Anggota DPR: Bisa Diproses Tanpa Laporan
-
Bima Arya Desak Bupati-Wakil Bupati Jember Selesaikan Konflik Elegan
-
Jelang Ramadan, Satpol PP Matraman Sita 51 Botol Miras dalam Operasi Pekat