Suara.com - Para seniman Jawa Tengah (Jateng), secara bergiliran dipersilakan pentas di panggung rumah dinas gubernur Jateng, Puri Gedeh, Semarang, selama Bulan Ramadan. Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, menyebut, ide panggung itu terinspirasi dari almarhum Didi Kempot.
"Kemarin baru sekali tampil. Rencananya selama Ramadan ini, para seniman akan tampil. Itu inspirasinya ya Mas Didi (Kempot) ini. Mas Didi menginspirasi saya dan para seniman nasional lain, dengan konser amal dari rumahnya yang sukses kemarin," katanya, saat hadir di pemakaman Didi Kempot, di Ngawi, Selasa (5/5/2020).
Ganjar sengaja membuat panggung kecil untuk berpentas para seniman di rumah dinasnya. Masyarakat bisa menyaksikan pertunjukan para seniman tersebut melalui Youtube dan Facebook Ganjar Pranowo.
Inspirasi itu datang ketika Ganjar menonton Konser Amal dari Rumah Didi Kempot, yang disiarkan di stasiun TV swasta. Dari situ, Ganjar punya ide membuat pentas kecil yang disiarkan live streaming di sosial media.
Ide itu disambut baik oleh para seniman. Maklum, mereka sudah lama tidak berpentas atau menjual karya seninya. Sebagian bahkan kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari karena sumber penghasilannya mati.
Ruang pentas yang dibangun Ganjar diberi nama "Panggung Kahanan Mositifi Covid 19". Panggung itu digelar setiap sore, tiga kali seminggu, Senin, Rabu, dan Jumat, selama Ramadan.
Melalui panggung sederhana itu, para seniman bisa pentas dan mendulang rezeki untuk keluarga. Persewaan sound system dan panggung pun mendapat order setelah lama vakum. Penjual katering juga kebagian pesanan untuk makanan buka puasa pelaku acara.
Ganjar melanjutkan, meski kini Didi Kempot sudah tiada, namun dedikasi dan semangat yang ia ajarkan, tidak boleh hilang di telan zaman.
"Beliau mengajarkan pada semua, bahwa seniman jangan menyerah. Terus bergerak dan berkreasi. Soal rezeki, Allah yang menentukan, tapi jangan berhenti berkarya. Itulah Mas Didi Kempot," tegasnya.
Baca Juga: Pentas di Rumah Ganjar Pranowo, Seniman Jateng Bawakan Tema Covid-19
Didi Kempot, lanjut Ganjar juga menjadi icon seniman yang mampu menembus batas dalam bermusik. Saat banyak orang menganggap musik tradisional sebagai musik pinggiran, ia mampu mengubah segalanya dan menembus batas-batas itu.
"Sekarang musik tradisional telah masuk ke jantung hati semua orang. Tidak pandang dia siapa, tapi semua bisa bergoyang ambyar semuanya," ucapnya.
Ganjar mengatakan, sangat kehilangan musisi hebat sekelas Didi Kempot. Ia minta masyarakat untuk mendoakan yang terbaik padanya.
"Didi Kempot adalah orang yang selalu memberikan kebahagiaan kepada orang lain. Kami tentu akan kehilangan, semoga husnul khotimah," tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
Terkini
-
Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat
-
Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan
-
Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun
-
Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos
-
Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden
-
Program SMK 4 Tahun dan SMK Go Global Mulai Berjalan, Ini Jurusan yang Jadi Prioritas
-
Sowan ke MUI, KSP Dudung Siap Lapor Aspirasi Ulama ke Presiden Prabowo
-
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus DJKA ke Eks Menhub Budi Karya Sumadi
-
Sebar Propaganda Lewat Medsos, Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris Jaringan JAD di Sulteng!
-
PRT Bakal Disertifikasi, Wamen PPPA Veronica Tan Siapkan Skema Pelatihan agar Hak Pekerja Terpenuhi