Suara.com - Baru-baru ini tersiar kabar pemerintah akan membagikan kuota Internet gratis sebesar 10 GB kepada masyarakat. Kabar tersebut dibagikan melalui pesan berantai yang dikirim lewat aplikasi perpesanan WhatsApp.
Pembuat pesan menyatakan jika hal tersebut dilakukan sebagai upaya pemerintah untuk menjaga komunikasi di kalangan masyarakat selama masa pandemi. Berikut adalah isi pesannya:
"Meskipun kita diwajibkan untuk tetap di rumah tapi sangat penting untuk kita tetap berhubungan dengan kerabat maupun keluarga kita. Maka dari itu pemerintah bekerjasama dengan seluruh provider di Indonesia membagikan kuota sebesar 10 GB agar kita semua tetap berkomunikasi," demikian isi pesan yang beredar.
Tak hanya itu, pengirim pesan tersebut juga menyertakan link yang bisa diakses di alamat https://www[dot]dirumahaja[dot]tech.
Namun, apakah isi pesan tersebut dapat dipercaya? Benarkah pemeintah membagikan 10 GB kuota Internet gratis?
PENJELASAN
Berdasarkan penelusuran Turnbackhoax.id -- jaringan Suara.com, dapat dipastikan bahwa pesan yang beredar lewat aplikasi Whatsapp itu berisi kabar hoaks atau kabar bohong.
Pasalnya, menurut pakar keamanan siber dari Vaksincom, Alfons Tanujaya, pesan itu adalah upaya scam dari oknum yang tidak bertanggungjawab untuk meraup keuntungan dari korban.
"Ini scam. Tujuannya mendapatkan keuntungan dari tampilan iklan dengan iming-iming membohongi korbannya dengan kuota internet," kata Alfons seperti dikutip dari akun Instagram @turnbackhoaxid.
Baca Juga: Ngaku Butuh Uang, Napi yang Baru Saja Bebas Kembali Berulah
Tak hanya Alfons, pakar keamanan siber dari Communication and Information System Security Research Center (CISSReC), Pratama Persadha juga menyatakan hal yang sama.
Oknum sengaja menyertakan link yang apabila diklik akan memberikan kesempatan kepada mereka untuk mencari keuntungan lewat klik dan juga upaya malware atau peretasan terhadap data pengguna telepon seluler.
Selain itu, dari hasil penelusuran lebih lanjut, laman yang disertakan dalam pesan tersebut berdomain blogspot. Oknum juga memiliki blogspot lain dengan alamat: cara100gbgratis [DOT]blogspot[DOT]com dan kuotaramadhan[DOT]tech.
KESIMPULAN
Dari penjelasan di atas, para pengguna Internet diharapkan untuk lebih berhati-hati apabila menerima pesan yang berbentuk semacam itu. Dapat dipastikan bahwa pesan di atas memuat informasi palsu atau kabar hoaks yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Berita Terkait
-
Kaspersky Ungkap 234 Ribu Serangan Password Stealer Ancam Perusahaan di Indonesia
-
Waspada! Malware Android Menyamar Aplikasi Starlink, Bisa Curi Data dan Tambang Kripto Diam-Diam
-
40 Juta Serangan Siber Hantam Indonesia di 2025, Kaspersky Ungkap Ancaman dari USB hingga Laptop
-
Waspada Modus File .APK! BRI Ingatkan Nasabah Bahaya Malware Bisa Kuras Rekening
-
File Malware APK Kian Marak saat Lebaran, Ini Tips Aman Bagi Nasabah BRI
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
- 5 HP Android dengan Kualitas Setara iPhone 13 Pro dan iPhone 13 Pro Max
Pilihan
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
Terkini
-
Hapus Jejak Palestina! Amnesty Ungkap Pembersihan Etnis Terstruktur oleh Militer Israel
-
Mahasiswa UI, IPB, hingga Pancasila Bersatu di Depok, Susun Tuntutan untuk Pemerintah
-
Tangkis Isu Anti-Asing, Prabowo: Investor Antre Masuk, Hanya yang 'Liar' Tak Suka Aturan!
-
Mimpi Jadi Nyata! UU Polri Baru Buka Pintu bagi Disabilitas Masuk Polisi
-
Bocah 6 Tahun Diduga Dibully hingga Kesetrum Tiang Listrik di Taman Kramat Pulo
-
Jangan Cuma Naikkan Harga! Publik Tagih Transparansi Komponen Pembentuk Harga Pertamax
-
MBG Watch 'Segel' Kantor Badan Gizi Nasional, Tuntut Moratorium dan Audit Total
-
Harga Pertamax Meroket, Media Asing: Tekanan Makin Berat Buat Rakyat Indonesia
-
Program Dokter Spesialis Keliling Kawal Sukses CKG di Jateng
-
Main Mata Audit Smart TV! KPK OTT 5 ASN BPK Pengembangan Kasus Bupati Muara Enim