Suara.com - Presiden Iran Hassan Rouhani pada Rabu (6/5/2020) mengatakan Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah melakukan kesalahan besar, yaitu mundur dari perjanjian nuklir Teheran dengan sejumlah negara besar.
Rouhani juga meminta Washington agar mencabut sanksinya terhadap Teheran.
Trump menarik Amerika Serikat dari perjanjian nuklir 2018, dengan dalih bahwa perjanjian itu tidak cukup jauh untuk membatasi program rudal dan pengaruh Teheran di kawasan tersebut.
"Trump membuat kesalahan bodoh dengan keluar dari perjanjian nuklir," kata Rouhani.
"Jika Amerika ingin kembali ke perjanjian tersebut, pihaknya harus mencabut semua sanksi terhadap Teheran dan memberi ganti rugi atas penambahan sanksi ... Iran akan memberikan respons yang menghancurkan jika embargo senjata terhadap Teheran diperpanjang," tambah Rouhani seperti dikutip Reuters.
Sebelumnya pada 22 Januari 2020, Rouhani mengatakan bahwa Iran tak akan mengembangkan nuklir baik dengan atau tanpa perjanjian nuklir dengan AS.
Namun pada 16 Januari 2020, Rouhani kepada wartawan mengatakan bahwa Iran melakukan pengayaan uranium pada tingkat yang lebih banyak dari yang dilakukannya sebelum mundurnya AS dari perjanjian nuklir pada 2015.
Berita Terkait
-
Wall Street Justru Merosot Meski Adanya Harapan Perang AS-Iran Damai
-
AS Ganggu Gencatan Senjata dengan Iran, Harga Minyak Balik ke Level US$100
-
Sesumbar Donald Trump Usai 3 Kapal Perang AS Dibombardir Iran di Selat Hormuz
-
Harga Minyak Turun di Bawah 100 Dolar Imbas Perkembangan 'Positif' Nego Perang Iran
-
KSSK Klaim Perbankan Nasional Tetap Solid di Tengah Ketidakpastian Global
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Waspadai Hantavirus, DPR Desak Pemerintah Perketat Bandara dan Pelabuhan
-
Tantangan Iklim Makin Kompleks, Pendekatan Interdisipliner Dinilai Jadi Kunci
-
Kisah Penjaga Perlintasan di Jogja: Lari Kibarkan Bendera Merah Hentikan Kereta saat Ada Mobil Mogok
-
Tewas Dalam Kebakaran, Jenazah Anggota BPK Haerul Saleh Dimakamkan di Kolaka
-
Mampu Serap Banyak Karbon, Lahan Gambut Jadi Fokus Penelitian Global Untuk Perkuat Kebijakan
-
Dikenal Baik dan Suka Menolong, Menteri Koperasi Ngaku Sering Tukar Pikiran dengan Haerul Saleh
-
Haerul Saleh Wafat dalam Tragedi Kebakaran, Mentan: Beliau Selalu Mengedepankan Kepentingan Bangsa
-
Polemik Anggaran Pendidikan! JPPI Sebut Jutaan Guru Hidup dengan Upah Tak Layak
-
Kasus Pelecehan Santri Pati: Selly Gantina Ingatkan Bahaya Sembunyikan Pelaku
-
Gus Ipul Konsultasi Soal Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Rp 27 Miliar ke KPK