Suara.com - Seorang ibu bernama Dai yang tinggal di Hunan, China, terlibat baku hantam dengan tetangga lantaran tersinggung soal komentar yang dilayangkan untuk anaknya yang masih lajang di usia 30 tahun.
Mengutip dari Daily Mail, pertikaian ini berujung pada Dai yang melempar tetangganya, Yang, ke lantai setelah sempat beradu fisik, pada 24 April lalu.
Dai kesal mengetahui tingkah Yang yang menyebut putrinya tak kunjung memiliki suami karena sifatnya kurang baik.
Kejadian bermula ketika kedua keluarga ini baru saja menyelesaikan permainan mahjong. Permainan ini menyulut perdebatan yang semula hanya tejadi di antara para ayah.
Namun, perdebatan semakin memanas ketika Dai dan anaknya juga ikut bergabung, lalu terlibat adu mulut dengan Yang.
Dalam rekaman CCTV yang beredar, Dai sempat saling mencengkram bagian kepala. sebelum akhirnya, membanting tubuh Yang ke lantai.
"Aku baru saja berkata, 'kamu berusia lebih dari 30 tahun dan masih belum menikah itu karena kamu sangat agresif dan jahat'. Hanya itu yang saya katakan," beber Yang kepada media.
Terkait aksinya, Dai mengaku tidak pernah memukul Yang. Dirinya hanya berusaha melepaskan badan Yang, alih-alih melemparnya.
"Saya mencoba mengangkat tubuh Yang tetapi tidak bisa, akhirnya saya melepaskannya," ujar Dai kepada stasiun televisi lokal China.
Baca Juga: Aksi Maling Jebol Kunci Stang Motor Hanya Pakai Kaki, Harus Ekstra Waspada
Pihak kepolisian pun turun tangan guna meredam konflik di antara dua keluarga ini.
Namun keduanya tak ingin mengalah dan hingga kini permasalahan ini belum menemukan jalan tengah. Polisi pun hingga saat ini masih terus melakukan penyelidikan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Mendagri Pastikan Pascabencana Sumatera Masuk Tahap Pemulihan, Anggaran Rp100,1 Triliun Disiapkan
-
Renduk Pemulihan Pascabencana Himpun 11.512 Kegiatan, Ini Skala Prioritasnya
-
Standardisasi Kemasan Rokok, Kebijakan Kesehatan atau Ancaman Ekonomi Rakyat?
-
Tak Pandang Bulu! Bareskrim Akui Anggota Polisi Berinisial AFH Terseret Kasus Narkoba B Fashion
-
Sambil Terisak, Megawati Tegaskan Indonesia Haramkan Hubungan Diplomatik dengan Israel
-
Uang Negara Menguap Triliunan! Kejagung Didesak Bongkar Mafia di Balik Investasi Telkomsel ke GoTo
-
Geger! Kafe AfterHour di Poins Square Hangus Dilalap Sijago Merah, Satu Karyawan Jadi Korban
-
Teka-teki 9 Kotak Jam Mewah Fadia Arafiq, KPK Buru Sisa Rolex yang 'Hilang' dari Wadahnya
-
Waspada Lewat S. Parman! Begal Modus Polisi Gadungan Gentayangan, Tuduh Korban Bawa Narkoba
-
Lingkaran Setan Kekerasan, 70 Persen Ayah yang Memukul Ternyata Pernah Jadi Korban Masa Kecil