Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan menyerahkan Direktur Penyidikan KPK Brigadir Jenderal Panca Putra untuk kembali ditugaskan di lingkungan Polri.
Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri, mengatakan alasan penarikan Brigjen Panca Putera karena mendapatkan tugas baru di Polri. Sehingga, Polri menarik kembali anggotanya dari KPK.
"Iya benar, Pak Panca Putra yang saat ini menjabat Dirdik KPK akan kembali bertugas ke institusi asalnya, karena mendapat promosi jabatan di lingkungan Polri," kata Ali saat dikonfirmasi, Jumat (8/5/2020).
Penarikan Panca Putra berawal dari beredarnya surat Polri yang ditujukan kepada KPK. Surat bernomor B/2829/V/KEP./2020/SSDM itu ditandatangani langsung oleh Inspektur Jenderal Polisi Eko Indra Heri yang mengatasnamalan Kapolri Jenderal Idham Aziz.
Isi surat berisi permintaan pengembalian perwira tinggi polri di lingkungan KPK.
Surat tertanggal 5 Mei 2020 itu menyebutkan bahwa Panca Putra akan dipromosikan menjadi Widyaiswara Kepolisian Utama Tk. I Sespim Lemdiklat Polri.
Diketahui, Panca Putra telah menjadi Direktur Penyidikan KPK sejak September 2018 menggantikan Brigadir Jenderal Aris Budiman.
Panca pun juga pernah menjadi Plt Deputi Penindakan KPK yang ditinggalkan Firli Bahuri yang ditarik Polri untuk menjadi Kapolda Sumatera Selatan. Kemudian Firli kembali lagi ke KPK menjadi orang nomor satu di lembaga antirasuah.
Baca Juga: Lesu Digempur Corona, Bos Rental Mobil Jual Aset buat Bayar Gaji Karyawan
Berita Terkait
-
KPK Setor Uang Pengganti Korupsi Eks Wakil Ketua DPRD Sumut Rp 355 Juta
-
Pamerkan Tersangka Korupsi Buat Efek Jera, KPK: Biar Mereka Gak Dadah-dadah
-
Rawan Korupsi, KPK Awasi Alokasi Anggaran Hingga Penyaluran Bansos Covid-19
-
Ini Alasan KPK Era Firli Cs Pertontonkan Koruptor saat Konferensi Pers
-
KPK Tangkap Dua Tersangka Korupsi Jalan Muaraenim
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Lautan Manusia di PRJ! Kembang Api Hiasi Langit Jakarta Sambut HUT ke-499
-
Selat Hormuz Ditutup Iran, Kesepakatan Damai dengan AS Kian Sulit Gegara Ulah Israel
-
Wamenpar Wanti-wanti Pelaku Wisata Dieng: Utamakan Keselamatan di Tengah Lonjakan Turis!
-
Malam Ini Dijemput dari RS Polri! Roy Suryo dan dr Tifa Kembali Masuk Sel Tahanan
-
SPMB Jakarta 2026 Paling Siap, Jabar Masih Dihantui Masalah Sistem dan Transparansi!
-
Sukseskan Program Presiden, Mendagri Tinjau Program BSPS di Jayapura
-
Roy Suryo dan dr Tifa Sakit Usai Ditangkap Kasus Ijazah Jokowi, Gibran: Semoga Segera Sembuh!
-
Bantah Cuma Galak ke Ojol, Dishub DKI: Mobil Pribadi Parkir Liar Banyak Kami Derek!
-
Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser
-
Buntut Kasus Sulis, Dishub DKI Janji Siapkan Parkir Khusus Ojol di Mal