Suara.com - Sebuah restoran di Amsterdam, Belanda, menawarkan sebuah solusi bagi mereka yang ingin kulineran di luar rumah selama pandemi virus corona.
Restoran bernama Mediamatic ETEN ini membangun rumah-rumah kaca mungil yang siap menampung pengunjung restoran.
Rumah kaca mungil yang mulainya dibuat sebagai instalasi seni, kini beruhab menjadi tempat makan yang memungkinkan pengunjung restoran menyantap hidangan, sekaligus menerapkan jarak sosial.
Karena ukurannya yang kecil, rumah kaca ini di restoran ini hanya bisa di isi oleh dua orang saja.
Untuk memaksimalkan keamanan pengunjung, para pegawai memakai nampan super panjang saat mengantarkan makanan ke dalam rumah kaca, serta mengenakan lapisan penutup wajah.
Direktur Mediamatic Willem Velthoven, mengatakan krisis Covid-19 telah memaksa pihaknya untuk memikirkan kembali cara pelayanan.
"Berkumpul dengan orang banyak mungkin tidak akan dilakukan untuk sementara waktu ini, namun terlibat interaksi sosial dan menikmati sesuatu dengan orang lain adalah hal yang sangat kita rindukan," ujar Velthoven.
"Rumah kaca kami dapat melindungi nada dari paparan lingkungan luar, sekaligus memberikan pengalaman makan yang unik dan intim," sambungnya.
Pihak Mediamatic berencana kembali menghadirkan rumah kaca ini pada 21 Mei dan 27 Juni mendatang.
Baca Juga: Bertambah 500 Orang, Kasus Positif Covid-19 Tersebar di 370 Kabupaten/Kota
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Penampakan Isi Tas Ransel Hitam Berisi Rp850 Juta, Bukti Suap Sengketa Lahan di PN Depok
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'