Sejak itu, setiap saya membuka mata, orang pertama yang saya lihat adalah Duwi. Dia selalu menggendongku ke sebuah kursi, membiarkanku membuat susuku sendiri sebelum dia menambahkan air mendidih, mengepang rambutku, membawaku ke taman, diam-diam membelikanku marshmallow yang orang tuaku larang makan terlalu banyak, bahkan mengajariku lagu dan bahasanya ... bagiku, dia sudah seperti ibu keduaku. Selama dia di sisiku, aku selalu merasa nyaman, bahkan lebih dari nyaman.
Suatu hari dia kembali dari liburan dan membelikan saya boneka beruang sebagai hadiah ulang tahunku yang ke empat. Saya sangat senang hingga saya memeluk bonekanya sambil melompat-lompat, berteriak di rumah dan berterima kasih padanya.
Seminggu kemudian, saya bangun dan melihat orang tua saya di rumah, tetapi Duwi tidak ada. Saya berjalan mengelilingi rumah tetapi tidak dapat menemukannya. Saya duga dia keluar untuk membeli beberapa barang dan pulang terlambat. Tetapi orang tua saya kemudian memberitahu saya kontrak kerja Duwi sudah selesai, jadi dia harus kembali ke Indonesia. Takut membuatku sedih, Duwi meminta orangtuaku untuk tidak memberitahu tentang kepergiannya dan kembali dengan diam-diam.
.
Setelah mendengar berita itu, saya bergegas ke kamar saya, memeluk boneka beruang dan meratap, bagaimana mungkin dia meninggalkan saya tanpa sepatah kata pun? Sudah empat tahun, saya benar-benar bergantung padanya, dia adalah sahabat saya, orang yang paling mengenal saya, dan bahkan seperti ibu kedua saya. Bagaimana dia bisa pergi begitu saja ... Saya menangis sangat kencang sehingga akhirnya tertidur di pelukan orang tua saya. Ketika saya bangun, saya menemukan sehelai kain di boneka beruang saya, di sampingnya ada catatan yang ditulis dalam bahasa Cina, "Aku mencintaimu."
Boneka beruang itu telah bersama saya selama lima belas tahun. Beranjak dewasa, saya tidak punya petunjuk untuk berkomunikasi dengan Duwi selama ini. Terkadang hal-hal tentang dia dan memori kita muncul dalam mimpiku. Kami sering bertemu di mimpi, tetapi keesokan paginya ketika aku bangun, menyadari bahwa kami tidak bisa bertemu secara langsung selalu membuatku melankolik.
Saya hanya ingin tahu, apakah dia juga memikirkan saya?
Semoga dimanapun dia berada, dia sebahagia seperti saat kita bersama.
Oh - saya tidak berani berharap banyak, tapi mungkin suatu saat nanti, jika ada keajaiban, saya ingin mengungkapkan betapa aku mencintainya dengan kata-kata yang diajarkan kepadaku: "Aku cinta kamu."
Ini adalah artikel yang saya tulis di awal tahun ini. Setelah saya menulisnya, saya sering menangis dan sangat ingin mendengar kabar dari Duwi, tetapi saya tidak tahu apa-apa selain namanya dan boneka beruang itu.
Mencoba mengingat kembali wajahnya, saya dan keluargaku menggeledah seisi rumahku saat Tahun Baru dan akhirnya menemukan satu-satunya foto kita.
Saya tahu betapa sulitnya ini. Setelah lima belas tahun, mencari seseorang di antara 7,8 miliar orang, rasanya seperti mencari jarum di tumpukan jerami. Tetapi saya ingin mencoba untuk mencari tahu tentang kabar tentang dia dimanapun berada, dan apabila memungkinkan, semoga kita bertemu kembali.
Baca Juga: Detik-detik Suami Gergaji Leher Istri Lalu Tewas Bunuh Diri
Translation (Indonesian): Agnes Florencia)
Berita Terkait
-
Cerita Pria Tua dan Gadis Pelajar Bengkalis, Gagal Bercinta Berakhir Petaka
-
Viral Penjual Es Kelapa Muda Berparas Cantik, Warganet Auto Salfok
-
Beredar Video Ferdian Paleka Diplonco di Rutan dan 4 Viral Lainnya
-
Gus Miftah: Apa Arti Viral Kalau Berakhir di Lembaga Pemasyarakatan?
-
Viral Pesan Menohok Penari Peti Mati Ghana saat Corona
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Rp14,15 Triliun Uang Mengalir ke Sulsel, Daerah Mana Paling Banyak Terima?
-
Cara Mengatasi Masalah Baterai Cepat Habis di HP Android, Mudah Dilakukan
-
Viva Milk Cleanser Ada Berapa Macam? Cek Varian dan Fungsi Masing-Masing
-
Pre-Order Samsung Galaxy Fold8 Pakai Kartu Debit BRI, Dapatkan Potongan Hingga Rp4 Juta!
-
Muktamar NU Jadi Momentum Gus Ipul dan Gus Kikin Gaungkan Gerakan "Kembali ke Muasis"
-
Sante' Kaffe FUGO Hotel Banjarmasin Beri Diskon Spesial, Pengguna Brimo Wajib Tahu!
-
Anwar Sadad Mangkir dari Pemeriksaan KPK Terkait Kasus Hibah Pokmas Jatim
-
Pemerintah Pusat Tolak Wacana Pajak Mobil Listrik DKI, Kemenperin Minta Industri Jangan Dibebani
-
Roy Suryo Ajukan Praperadilan Keempat, Gugat Pencekalan di Kasus Dugaan Ijazah Jokowi
-
Timnas Indonesia Bakal Duel Lawan Vietnam, John Herdman: Ujian yang Sangat Berat!