Suara.com - Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah menjalani isolasi mandiri setelah kontak dengan mantan Kapolda Bengkulu Irjen Pol Supratman. Supratman dinyatakan positif virus corona.
Saat ini kondisi Gubernur Bengkulu dalam keadaan sehat dan tidak mengalami gejala klinis apapun terkait COVID-19.
"Untuk sementara waktu beliau tetap menjalankan protokol penanganan COVID-19 dengan melakukan isolasi mandiri," kata Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Bengkulu, Jaduliwan di Bengkulu, Senin.
Gubernur yang juga Ketua DPD Partai Golkar Bengkulu itu menjalani isolasi mandiri di rumah pribadinya di Kota Bengkulu.
Jaduliwan menambahkan telah melakukan penelusuran terhadap orang yang memiliki riwayat kontak dengan kasus positif pada kluster aparat penegak hukum ini.
Tim Gugus Tugas, kata dia, telah melakukan skirining menggunakan rapid test ke beberapa yang memiliki riwayat kontak, termasuk juga Gubernur Bengkulu dan Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Provinsi Bengkulu Hamka Sabri.
"Bapak gubernur dan Sekda telah jalani rapid test dan Alhamdulillah hasilnya negatif atau non reaktif," kata Jaduliwan.
Selain Gubernur, Sekda Pemprov Bengkulu Hamka Sabri juga menjalani isolasi mandiri di rumah pribadinya.
Sebelum ditarik ke Mabes Polri, Irjen Pol Supratman memang kerap terlihat bersama dengan Rohidin dalam beberapa kegiatan penanganan COVID-19 di daerah itu.
Baca Juga: Buka Bersama Keluarga Besar, 16 Orang di Bahrain Terinfeksi Corona
Pertemuan keduanya terakhir diketahui pada 5 Mei lalu, saat itu Supratman mengunjungi Rohidin di Kantor Gubernur untuk berpamitan pindah tugas ke Mabes Polri. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
- 25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium
Pilihan
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
Terkini
-
Kemasan Rokok Seragam Berisiko Tabrak UU Merek, Wamenkum: Jangan Over Regulation!
-
Sebut Polri Paling Korup, Burhanuddin Muhtadi Bongkar Kelemahan Survei IndexMundi
-
Jalan Cinta Amblas Nyaris 90 Derajat, DKI Bongkar Pemicunya: Tanggul Kali Sunter Retak!
-
Isi Amplop Menhut Raja Juli Masih Misteri, KPK Duga Suap Hutan Kuansing Pakai Dolar Singapura
-
Jokowi Mau Jadikan Jateng 'Kandang Gajah', Gerindra: Bagus, Kompetisi Politik Makin Sehat!
-
Bupati Kuansing Diduga Kumpulkan Duit dari 914 Anggota KUD untuk Suap Pelepasan Hutan
-
Aksi Bersih-bersih atau Cari Aman, Kenapa Menhut Raja Juli Baru Lapor Amplop Usai OTT KPK?
-
Eks Pimpinan KPK Sebut Menhut Raja Juli Akal-akali Balikin Amplop: Tetap Suap, Bisa Jadi Tersangka
-
Kader PSI Kalsel Desak Jokowi Segera Dilantik Jadi Ketua Dewan Pembina, Begini Respons Kaesang
-
Duet 'Indonesia Emas 2045' dan 'India Maju 2047', PM Narendra Modi: Kita Mitra Alami