Suara.com - Pemilik toko roti di Chennai, India, diamankan pihak kepolisian setelah menyebar iklan anti-islam atau islamophobia terkait produk dagangannya.
Menyadur dari Gulf News, pria berusia 32 tahun itu menyematkan semacam kartu bertuliskan "dibuat oleh Jains atas perintah, tanpa staf Muslim" dalam kemasan roti miliknya.
Iklan tersebut menjadi viral di media sosial Twitter dan memunculkan kemarahan dari warga India. Pengaduan ke pihak polisi akhirnya dibuat pada Minggu (10/5/2020).
Menurut laporan PTI, pihak kepolisian Mambalam mengatakan bahwa pemilik toko roti Jains Bakeries dan Confectionaries sudah diamankan pihaknya.
"Pemilik roti ditahan setelah iklan itu menjadi viral yang menyebabkan kemarahan," tulis laporan Gulf News dikutip Suara.com, Selasa (12/5/2020).
"Polisi menangkapnya berdasarkan keluhan yang mengatakan ia menyebarkan "informasi yang salah tentang Muslim," dan berusaha menciptakan ketegangan komunal."
Sebagai negara sekuler, tindakan yang dilakukan tukang roti Chennai telah melanggar hukum terkait diskriminasi berdasarkan agama atau kasta.
KUHP India pasal 295 (a) menyatakan bahwa seseorang dapat ditangkap karena melakukan tindakan yang disengaja atau jahat dengan maksud membuat marah perasaan dan kepercayaan agama seseorang.
Baca Juga: Viral Perempuan Pakai Masker saat Makan Roti, Netizen: Penampakan Pacman
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Andrie Yunus Jalani Operasi Lanjutan, Dokter Fokus Selamatkan Bola Mata Kanan
-
Arus Lebaran 2026 Menguat, Tol GempolPasuruan Didominasi Pergerakan ke Arah Pasuruan
-
Optimalkan SDA untuk Kemandirian Nasional, Prabowo Pacu Hilirisasi dan Ketahanan Energi
-
Prabowo Dorong Reformasi TNI: Penegakan Hukum Internal Diperketat, Tak Ada Toleransi Pelanggaran!
-
Cerita Arus Balik: Syamsudin Trauma Macet 27 Jam di Jalan, Derris Pilih War Tiket Sejak H-45
-
Anak Durhaka! Kata-kata Sadis Remaja 18 Tahun Usai Bunuh Ibu Kandung
-
Akal Bulus Model Cantik Tipu Pria Kaya, Korban Merugi Sampai Rp3 Miliar
-
Dear Donald Trump! Ini Ada Ejekan dari Jubir Iran: Malu yah Kalah Perang
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
AS-Israel Lakukan Kejahatan Perang: 600 Sekolah Hancur, 66 Balita Iran Tewas