Suara.com - Belajar merupakan salah satu perintah yang diwajibkan oleh Rasulullah terhadap seluruh umatnya. Sebelum memulainya, umat Muslim dianjurkan untuk doa sebelum belajar untuk mempermudah proses belajar.
Salah satu pentingnya niat sebelum belajar adalah untuk menjaga agar tujuan dan cita-cita kita dalam belajar selalu dalam koridor yang benar. Tak hanya itu, dengan niat maka aktivitas belajar yang kita lakukan akan terhitung sebagai ibadah.
Dalam Islam, belajar memiliki arti yang sangat pening. Bahkan seluruh manusia tidak akan pernah lepas dari aktivitas belajar.
Hal ini tertuang dalam Surat Al Mujadilah ayat 11, Allah menjanjikan kelapangan bagi orang-orang yang belajar. Bahkan Allah juga akan mengangkat derajat orang yang berilmu ke derajat tinggi.
"Hai orang-orang beriman apabila dikatakan kepadamu: "Berlapang-lapanglah dalam majlis", maka lapangkanlah niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. Dan apabila dikatakan: "Berdirilah kamu", maka berdirilah, niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan." (QS Al Mujadillah:11).
Berikut doa sebelum belajar dari Imam Abdullah al-Haddad berikut:
"Nawwaitu at-ta’alluma wat-ta’liima, wat-tadzakkura wat-tadzkiira, wan-naf’a wal-intifaa’a wal-istifaadata, wal-hatsa ‘ala at-tamassuki bi kitabillaahi wa sunnati rasuulihi, wad-du’aa ilal huda, wad-dalaalata alal khairi, ibtigha’a wajhillahi ta’ala wa mardlatihi wa qurbihi wa tsawaabihi."
Artinya: Saya niat belajar dan mengajar, mengingat dan mengingatkan (ilmu), memberi manfaat dan mencari manfaat, memberi keutamaan dan mencari keutamaan, menganjurkan berpegah teguh dengan kitab Allah (Al-Qur’an) dan sunah rasul-Nya, menyeru kepada petunjuk, menunjukkan kepada kebaikan, demi mengharap dapat berjumpa dengan Allah dan keridaan serta pahala-Nya.
Doa tersebut dapat dibaca sebelum berangkat ke sekolah, saat masuk ke dalam kelas atau saat memulai pelajaran.
Baca Juga: Tunggu Arahan Pimpinan, Dalih Petugas Belum Denda Pelanggar PSBB Jakarta
Tulisan ini dikutip dari laman daring Islami.co "Doa Sebelum Belajar dari Imam al-Haddad" yang ditulis oleh Muhammad Fani.
Berita Terkait
-
Doa Sapu Jagat untuk Meraih Malam Lailatul Qadar Sesuai Ajaran Rasulullah
-
Melarat karena PSBB, Sopir Bus Doa Ibu Jual Emas Istri buat Beli Susu Anak
-
Kocak, Deretan Subtitle Indonesia di Drakor Ini Bikin Nggak Fokus Nonton
-
Doa Rasulullah dan Zikir untuk Penderita Sakit Keras Termasuk Pasien Corona
-
Ahli Jantung Meneliti Kekuatan Doa pada Pasien Virus Corona
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 5 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
Terkini
-
Ironi Pelapor Mafia Tanah Jadi Tersangka Fitnah, Kini Minta Perlindungan LPSK
-
Bantah Main Mata, PMJ Tegaskan Kasus Andrie Yunus Tak Dihentikan Diam-diam
-
Dukung Putusan MK, Dasco Pastikan Syarat Keterwakilan Perempuan Masuk RUU Pemilu
-
Dasco Dukung Putusan MK soal Parpol Tanpa 30 persen Caleg Perempuan Bakal Gugur
-
Pemerataan Pendidikan, Anak-Anak di Daerah Terpencil Bogor Kini Punya Gedung Sekolah Dasar Baru
-
Lawan Impunitas, Nasib Kasus Air Keras Andrie Yunus Ditentukan 2 Juni
-
Kementerian PANRB dan Kemenkes Perkuat SDM Kesehatan Dukung Program Prioritas Presiden
-
Bocoran Der Spiegel: AS Berencana Pangkas Drastis Kontribusi Militer untuk NATO
-
Misteri CCTV 'Gaib' di Kasus Andrie Yunus: Muncul Saat Rilis, Lenyap di Meja Hijau
-
Fleksibilitas Kerja ASN Perkuat Budaya Kerja Profesional dan Berbasis Kinerja