Suara.com - Menteri Pertahanan (Menhan) Republik Indonesia Prabowo Subianto kembali menerima bantuan alat kesehatan (alkes) dari China. Alkes itu akan digunakan untuk penanganan COVID-19.
Alat kesehatan dari China itu diterima di Terminal Kargo Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, Banten, Selasa.
Kepala Biro Humas Setjen Kemhan Kolonel Kav I E Djoko Purwanto mengatakan itu bantuan kedua China. Isinya alat-alat kesehatan seperti Disposable Medical Mask, Medical Surgical Mask, KN95 Respirator dan Surgical Mask-cone, Medical Goggles, dan Disposable Medical Protective Screen.
Selain itu, Disposable Protevtive Jump Suit, Disposable Waterproof Isolation Gown, Medical Boot Cover, Disposable Nitrile Glove, Infusion Pump, Knapsack Disinfectant Sprayer 16L, Infrared Forehead Thermometer dan Thermal Imaging Thermometer Helmet.
"Semua bantuan alat-alat kesehatan tersebut nantinya akan disalurkan ke beberapa rumah sakit lingkungan Kemhan dan TNI, sehingga diharapkan dapat membantu dalam pencegahan penyebaran virus dan penanganan wabah COVID-19 di Indonesia," kata Djoko.
Bantuan alkes dari China yang pertama kali pernah diterima oleh Menhan pada Senin (23/3/2020) di Base Ops TNI AU Halim Perdanakusuma berupa alkes seperti rapid test dan alat pelindung diri (APD) untuk tenaga kesehatan yang kemudian diserahkan secara simbolis oleh Menhan kepada perwakilan rumah sakit yang ditunjuk sebagai rumah sakit rujukan penanganan COVID-19.
Kemhan bersama Mabes TNI sukses menggelar Operasi Bantuan Kemanusiaan (Humanitarian Aid) guna membawa alat-alat kesehatan dari China untuk membantu Indonesia melawan penyebaran Virus Corona (COVID) di Tanah Air.
Operasi Humanitarian Aid yang digagas oleh Menteri Pertahanan ini dilaksanakan oleh Kemhan dan Mabes TNI atas bantuan Kementerian Pertahanan (Kemhan) Republik Rakyat Tiongkok (RRT) serta dukungan corporate social responsibility (CSR) sejumlah perusahaan China yang berinvestasi di Indonesia. (Antara)
Baca Juga: Gugus Tugas COVID-19: Ramuan Penawar Corona dari NTT untuk Tambah Stamina
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran
Terkini
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Iran Serang Ibu Kota Arab Saudi
-
Iran Meradang 70 Pelajar Jadi Korban, di Negara Timur Tengah Mana AS 'Parkir' Kendaraan Militer?
-
Biang Kerok Perang Pakistan vs Afghanistan, Tehreek-e-Taliban Pakistan Didanai Siapa?
-
Pramono Anung Ingin Pasang CCTV di Hutan Kota Cawang Usai Laporan Penyalahgunaan Fasilitas Publik
-
Pramono Anung Waspadai Dampak Serangan AS-Israel ke Iran: Harga Barang di Jakarta Bisa Melonjak
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran