Suara.com - Penyaluran bansos sembako dilakukan Kementerian Sosial (Kemensos) di Kelurahan Salembaran Jaya, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang. Paket dibagikan kepada warga dan pemulung di kawasan itu.
Pembagian paket dilakukan oleh Grace Batubara, Penasihat Dharma Wanita Kemensos.
“Hari ini, kami menyalurkan bansos sembako dari Kemensos di Kelurahan Salembaran Jaya, Kecamatan Kosambi,Kabupaten Tangerang. Untuk lingkungan RT di RW 14 sebanyak 372 paket. Ada tambahan 99 untuk HKBP Salembaran Jaya, serta 100 paket untuk komunitas pemulung, sehingga total sebanyak 571 paket, " ujarnya, yang didampingi Kapolsek, Danramil dan Sekretaris Lurah, Tangerang, Kamis (14/5/2020) pagi.
Grace mengatakan, bansos sembako yang disalurkan kepada warga hari itu belum tercatat oleh pemerintah daerah (pemda) maupun belum masuk di Kemensos melalui Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
Di RW 14, Kelurahan Salembaran Jaya, Kecamatan Kosambi telah disalurkan paket bansos sembako untuk 471 Kepala Keluarga (KK), yaitu RT 001 sebanyak 56 paket, RT 002 sebanyak 89, RT 003 sebanyak 135, dan RT 004 sebanyak 92.
Saat menyalurkan bansos sembako, Grace menyapa dan mengunjungi penerima bantuan. Salah satu warga penerima bansos adalah Icing (65 tahun) dan sudah tergelatak lumpuh karena penyakit diabetes.
"Semoga bapak tetap bersabar dan selalu berpikiran positif, ya. Sebagai upaya untuk mengobati penyakit diabetes bisa dengan cara meminum rebusan pare, " ujar Grace.
Usai melakukan penyaluran bansos sembako di RW 14 Salembaran Jaya, Grace pun melanjutkan ke Kampung Kebon Besar, tempat pemukiman para pemulung di Jalan Cilampe.
Warga lainnya yang ditemui adalah Rudin (45 tahun), asli Cirebon. Selama Covid-19, ia mengaku tidak mendapatkan pemasukan sama sekali.
Baca Juga: Kemensos Beri Bantuan kepada Nasiroh, ART di Jawa Tengah
"Selama Covid-19 ini, saya gak ada pemasukan. Akhirnya hanya menunggu kiriman dari anak yang kerja di pabrik di daerah Balaraja. Alhamdulikkah dapat bansos sembako, saya ngucapin terima kasih banyak sama Kemensos," ucapnya.
Sebelum mengakhiri penyaluran bansos sembako tersebut, Grace berdoa semoga pandemi Covid-19 segera berlalu dan keadaan bisa segera kembali seperti sedia kala.
"Mari kita berdoa semoga pandemi ini segera berakhir, dan selalu tetap mengikuti protokol kesehatan dengan menjaga jarak, rajin cuci tangan, serta tidak berkerumum," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Kemensos Sebut Masih Ada 1,5 Juta Keluarga Belum Dapat Bansos
-
Para RT Protes Sembako Kemensos: Kelurahan Lain Dapat Banyak, Warakas Dikit
-
Hanya 18 Persen DTKS yang Layak, 228 Warga Sumbermulyo Dapat BLT-DD
-
Presiden Jokowi : Penyaluran Bantuan Sosial Tunai Berikutnya Lebih Baik
-
Alasan Petani di Gowa Tolak Bantuan Sembako dari Pemerintah
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
Terkini
-
Tim Advokasi Minta MK Batalkan Pasal Kontroversial UU TNI, Soroti Ruang Sipil dan Impunitas
-
Cueki Permintaan Trump, Presiden Lebanon Ogah Bicara dengan Benjamin Netanyahu
-
Gelar KWP Awards 2026, Ariawan: Pers dan Parlemen Wajib Kolaborasi untuk Negara
-
Mengenal Piramida Budaya Perkosaan: Dari Obrolan Digital hingga Kekerasan Nyata
-
Pentagon Panaskan Mesin Perang, Negosiasi AS-Iran Terancam Kolaps
-
Perdokjasi Dorong Prodi S2 Kedokteran Asuransi Pertama di Indonesia, Target Berdiri 2028
-
Insiden Panipahan Jadi 'Wake-Up Call', Kapolda Riau Deklarasi Perang Total Lawan Narkoba
-
Unggah Foto AI Dipeluk Yesus, Donald Trump Ingin Dianggap sebagai Mesias
-
Nyatakan Netral, PSI Siap Mediasi Sahat-JK
-
Resmi, UBL Pecat Dosen Terduga Pelaku Pelecehan Mahasiswi