Suara.com - Beredar foto di media-media sosial yang diklaim menampilkan ibunda Jokowi, almarhumah Sujiatmi Notomiharjo disiksa di alam barzakh.
Foto itu muncul dalam unggahan akun Facebook Heru Santoso belum lama ini.
Saat itu, akun tersebut membagikan dua gambar yang terdiri dari ucapan dukacita atas kepergian Sujiatmi Notomiharjo serta foto blur yang diklaim menggambarkan ibunda Jokowi disiksa di alam barzakh.
Sebagai penjelas, ia kemudian menuliskan narasi sebagai berikut.
SUDJIATMI DISIKSA DI ALAM BARZAKH
Hj. Sudjiatmi ( Ibu Presiden Jokowi) Tersiksa di alam kubur secara sadis, secara brutal dan sangat kejam. Tanpa ampunan. Di saat tanggal. 25 April 2020 bulan lalu Jenazah H. Sudjiatmi di semayamkan ke alam kubur, entah tiba2 hanya seorang yang belum beranjak dari makamnya.
Beliau ternyata Presiden Joko Widodo.
Tepat di atas kuburan ibunda tercinta, tiba tiba Jokowi Presiden RI mendengar Suara yang menjerit jerit dari bawah tempat duduknya, tolong.. tolong… tolong…. panas… panas… panas… sakit.. sakit… ampun… ampun… ampun.. mendengar Jeritan itu, langsung saja Jokowi Presiden Mengambil Sekop untuk menggali kuburan ibunya, setelah jasad ibunya terlihat, "betapa kagetnya” presiden Jokowi melihat tubuh ibunya gosong akibat terbakar api yang menyala-nyala dari dalam kuburnya Sudjiatmi.
Benarkah foto ibunda Jokowi disiksa di alam barzakh?
Penjelasan
Baca Juga: Warung Nasi di Serang Dirazia Selama Ramadan, Nana Mirdad Sedih
Menurut hasil penelusuran turnbackhoax.id -- jaringan Suara.com, klaim tersebut dipastikan keliru.
Pasalnya, foto yang disebut menampilkan ibu Jokowi disiksa di alam kubur merupakan dokumentasi lawas yang sudah beredar sejak 2008.
Foto itu telah disalahgunakan, karena dikaitkan dengan mendiang ibunda Jokowi.
Begitu juga dengan narasi yang menyebutkan bahwa, Sujiatmi Notomiharjo disemayamkan pada 20 April 2020. Pernyataan tersebut tidak benar adanya.
Faktanya, almarhumah wafat pada 25 Maret 2020, sedangkan proses pemakaman ibunda Jokowi dilakukan di kompleks pemakaman keluarga di Mundu, Selokaton, Gondongrejo, Karanganyar, Tengah pada 26 Maret 2020.
Diberitakan Suara.com, saat itu Jokowi turun ke liang lahad turut serta memakamkan ibundanya.
Berita Terkait
-
Konser Amal Lawan Corona yang Dihadiri Jokowi Bakal Digelar Virtual
-
Motor Listrik Bertandatangan Jokowi Bakal Dilelang di Konser BPIP
-
Konser BPIP Bakal Dihadiri Jokowi di Tengah Pandemi Covid-19
-
Soal Produktifitas Masyarakat dan Virus Corona, Jokowi Angkat Bicara
-
Iuran BPJS Naik Lagi , Eks Menteri ke Jokowi: Kalau Lelah Istirahatlah
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- Heboh Lagi, Ahmad Dhani Klaim Punya Bukti Perselingkuhan Maia Estianty dengan Petinggi Stasiun TV
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Nyawa di Ujung Rel: 1.089 Perlintasan Liar Masih Mengintai Keselamatan Publik
-
Tak Mau Ikut May Day Fiesta, KASBI Desak DPR Buat Kebijakan Pro Buruh
-
Harga Minyak Dunia Terus Menyala, Keputusan Trump di Selat Hormuz Makin Perburuk Kondisi
-
Kado Pahit Jelang May Day, Perusahaan Global Commscope Diseret ke Meja Hijau PN Jakpus Soal PHK
-
Ogah Gabung May Day Bareng Prabowo, KPA Ingatkan Masalah Buruh-Petani dan Nelayan Belum Rampung
-
Kabar Baik Usai Kecelakaan Bekasi! KAI: 99% Kereta Kembali On Time, 20 Ribu Tiket Tuntas Direfund
-
Maut Tak Kasatmata: Leher Terjerat Benang Misterius, Pemotor di Karawang Tewas Berlumur Darah
-
Aliansi GEBRAK Bongkar Fakta Kekerasan Agraria, DPR Diminta Tak Lagi Diam
-
Pecah Telur ke Jakarta di Usia 60 Tahun, Buruh Cilacap Ini Rela Antre Sembako di Tengah Aksi May Day
-
KPA Tolak May Day Fiesta, Soroti Masalah Buruh hingga Petani Belum Tuntas