Suara.com - George Floyd dan Derek Chauvin pernah bekerja di satu tempat hiburan malam yang sama sebelum 'pertemuan' mereka yang menyebabkan pecahnya aksi protes di Amerika Serikat.
Menyadur CBS News pada Rabu (3/6/2020), Maya Santamaria selaku pemilik sebuah tempat hiburan malam bernama El Nuevo Rodeo mengatakan Floyd dan Chauvin pernah bekerja bersama. Namun ia tidak yakin keduanya benar-benar bertemu saat mereka bekerja.
Pemilik klub malam di Minneapolis itu mengatakan, ia membayar Chauvin untuk menjaga tempat hiburannya ketika ia tidak bertugas, sedangkan Floyd bekerja sebagai keamanan di dalam klub. Mereka bekerja pada satu shift yang sama yakni Selasa malam, tepatnya saat ada kompetisi dance mingguan.
Santamaria mengatakan Floyd terkenal dan disukai oleh para pekerja lainnya. "Dia dicintai di komunitas Latin karena dia juga bekerja di klub Latin lainnya." ujarnya.
Floyd juga selalu menyapanya ketika melakukan presensi saat akan mulai bekerja. Floyd selalu berkata "Bagaimana kabarmu, bos wanita?" ucapnya dengan nada riang.
Di luar klub, Floyd akan bertemu dengan Chauvin setelah selesai kerja. "Kami akan tutup pada akhir malam dan melakukan review," kata Santamaria.
Dia mengatakan karyawan tidak pernah mengeluh tentang Chauvin, tetapi kadang-kadang keluhan datang pelanggan tentang bagaimana sikapnya pada mereka.
Santamaria mengatakan Biro Penahanan Pidana Minnesota telah menghubunginya untuk membahas pekerjaan Floyd dan Chauvin. Mantan mantan perwira polisi yang dituduh membunuh Floyd tersebut telah dipecat dan dua rekan lainnya sedang dalam proses hukum.
Baca Juga: Penunggang Kuda Ramaikan Demonstrasi Kematian George Floyd di Houston
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
-
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Begini Nasib Awaknya
Terkini
-
Harga Daging dan Cabai Mulai 'Ugal-ugalan', Polda Metro Jaya Tegur Pedagang di Pasar Kopro
-
Fadia Arafiq Resmi Pakai Rompi Oranye, Bantah Kena OTT: Saya Sedang Sama Pak Gubernur Jateng
-
Waspada! Bibit Siklon 90S Berpotensi Jadi Badai Tropis dalam 24 Jam, BMKG Ingatkan Cuaca Ekstrem
-
Serangan Drone Iran Hantam Area Konsulat AS di Dubai
-
Eropa Hentikan Dukungan Dana Militer Ukraina Imbas Sengketa Pipa Gas Rusia
-
Izin Cuma Dagang Umum Tapi Jual Miras, Outlet 'HMI' di Jakarta Barat Kena Segel Petugas
-
Antisipasi Dampak Konflik AS-Iran, Prabowo Sedang Bangun 'Tameng Politik' Lewat Pertemuan di Istana?
-
Padang Lamun Terancam: Mengapa Kerusakannya Bisa Picu Emisi dan Ganggu Ekonomi Pesisir?
-
Bansos Diberikan Sementara, Cak Imin Tegaskan Masyarakat Harus Berdaya Mandiri Agar Naik Kelas
-
Ancaman Iran di Selat Hormuz: Harga Minyak Dunia di Ambang Krisis