Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut manajemen satu data terkait penanganan Covid-19 sudah mulai diperbaiki.
Hal ini dikatakan Jokowi saat rapat terbatas tentang percepatan penanganan pandemi Covid-19 melalui video conference, Jakarta, Kamis (4/6/2020).
"Bahwa manajemen untuk satu data ini sudah mulai diperbaiki," ujar Jokowi.
Sehingga, nantinya hasil pemeriksaan laboratorium terkait tes Covid-19 bisa dilaporkan secara cepat dari laboratorium Gugus Tugas di daerah.
"Nantinya bisa melaporkan secara real time dari laboratorium, dari Gugus Tugas yang ada di daerah-daerah. Sehingga dalam pengambilan keputusan, kebijakan bisa tepat dan akurat," ucap dia.
Lebih lanjut, Kepala Negara menekankan pentingnya manajemen satu data. Sehingga penanganan Covid-19 sepenuhnya berada di Gugus Tugas Nasional.
"Untuk itu sekali lagi saya minta pintunya betul-betul hanya satu," katanya.
Berita Terkait
-
10,5 Persen Pasien Covid-19 yang Meninggal Dunia Idap Masalah Jantung
-
Menristek Sebut Indonesia Perlu Vaksin Covid-19 Beda dari Negara Lain
-
Jokowi: Jatim, Kalsel dan Sulsel Jadi Perhatian Khusus Wabah Corona
-
Jokowi Target 20 Ribu Orang Dites Corona Tiap Hari, Tapi Ini Baru Rencana
-
Kata Ahli, Pelonggaran Pembatasan Sosial Perlu Tunggu Angka Kasus Menurun
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS Tiba-tiba Serang Iran, IRGC Balas Hantam Pangkalan Udara di Kuwait!
-
Tragedi TV Tabung di Atas Kepala Siswi SD, Akhir Tragis JN di Tangan Pemuda Haus Darah
-
Satu Keluarga Rugi Rp700 Juta, Jemaah Hanania Travel Geruduk Polda Metro Jaya
-
Siapa Dalangnya? Polisi Kumpulkan Bukti Dugaan Pembubaran Ibadah di Gereja Sewon Bantul
-
Harta Karun RI Nyaris Lenyap, TNI AL Sergap 25 Kontainer Mineral Ilegal di Batam
-
Tak Peduli Lokasi Munas, HIPMI Jaya: Di Mana Pun Oke, Yang Penting Jangan Pecah!
-
Aksi Kamisan di Istana: Menagih Janji Negara yang Hobi Lupa pada Korban Penghilangan Paksa
-
PKS Salurkan Hewan Kurban hingga ke Wilayah Bencana Banjir Sumatra
-
Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi: Ada Luka Benda Tajam dan Tumpul di Tubuh Korban