Usai kejadian itu, Kevin sempat ke kamar mandi dan mencuci tangannya yang berlumuran darah. Setelah ambulans tiba, Harry langsung dilarikan ke RS, bersama dengan Kevin.
Kevin mengalami otot lemas akibat kepanikan hingga harus dirawat selama semalam.
Polisi temukan peralatan mutilasi
Keesokannya, polisi dan detektif melakukan wawancara dengan Harry. Pihak kepolisian menyampaikan mereka menemukan barang-barang diduga untuk memutilasi Harry.
"Di samping tempat tidur dia ada pemutih, gergaji manual, sarung tangan, plastik pembungkus makanan dan tempat sampah besar. Alat ini dipercaya polisi untuk menyembunyikan tubuh manusia," tuturnya.
Harry, WNI nyaris dimutilasi teman baiknya di Australia merasa terkejut dengan hasil pemeriksaan polisi. Ia tak menyangka teman baiknya berencana membunuhnya.
Utang untuk hand sanitizer
Sebelum aksi rencana pembunuhan dilakukan, Kevin sempat meminjam uang kepada Harry dengan dalih ingin memulai bisnis hand sanitizer. Tak tanggung, ia meminjam uang sebesar 52000 dolar Australia.
Saat ditagih, Kevin selalu beralasan. Belakangan Harry baru mengetahui bahwa bisnis hand sanitizer itu tak pernah ada dan Kevin memiliki banyak utang, ia menduga pinjaman yang diberikan olehnya digunakan untuk melunasi utang-utang kevin.
Baca Juga: PSBB Diperpanjang, Masjid di Jakarta Mulai Dibuka Mulai Jumat 5 Juni Besok
"Kayaknya dia itu kehabisan akal untuk bayar utang, jadi dia tinggal lenyapin gue doang, mungkin pemikiran dia begitu," tuturnya.
Berita Terkait
-
WNI Dianiaya Teman Baiknya di Australia Gara-gara Hand Sanitizer
-
Australia Terancam Resesi Imbas Hantaman Covid-19 Hingga Bencana Kebakaran
-
Mirip Floyd, Polisi Australia 'Jatuhkan' Remaja saat Penangkapan
-
Bakar Suami dan Anak Tiri, Aulia Kesuma Jalani Sidang Tuntutan Hari Ini
-
Diterkam Singa, Perempuan Muda Kritis dengan Luka di Kepala dan Leher
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
Terkini
-
Tim Advokasi Minta MK Batalkan Pasal Kontroversial UU TNI, Soroti Ruang Sipil dan Impunitas
-
Cueki Permintaan Trump, Presiden Lebanon Ogah Bicara dengan Benjamin Netanyahu
-
Gelar KWP Awards 2026, Ariawan: Pers dan Parlemen Wajib Kolaborasi untuk Negara
-
Mengenal Piramida Budaya Perkosaan: Dari Obrolan Digital hingga Kekerasan Nyata
-
Pentagon Panaskan Mesin Perang, Negosiasi AS-Iran Terancam Kolaps
-
Perdokjasi Dorong Prodi S2 Kedokteran Asuransi Pertama di Indonesia, Target Berdiri 2028
-
Insiden Panipahan Jadi 'Wake-Up Call', Kapolda Riau Deklarasi Perang Total Lawan Narkoba
-
Unggah Foto AI Dipeluk Yesus, Donald Trump Ingin Dianggap sebagai Mesias
-
Nyatakan Netral, PSI Siap Mediasi Sahat-JK
-
Resmi, UBL Pecat Dosen Terduga Pelaku Pelecehan Mahasiswi