Suara.com - Dokter kandungan dan seksolog Indonesia, Boyke Dian Nugraha atau yang kerap disapa Dokter Boyke menanggapi soal PSBB diperpanjang, dr Boyke mengatakan bahwa percuma panjang kalau nggak keras.
Pernyataan dr Boyke soal PSBB diperpanjang ini diungkapkan dalam acara Malam Malam Net TV, yang tayang Kamis (28/5/2020).
BACA JUGA: Perpanjang Lagi PSBB, Anies: 50 Persen Karyawan Kantor Tetap WFH
Saat itu, dr Boyke yang diundang sebagai konsultan seks menjelaskan kepada ketiga host masing-masing adalah Surya Insomnia, Dita Fakhrana, dan Tora Sudiro sedang menyampaikan soal masalah seksologi dan kaitannya dengan PSBB.
"PSBB harus diperpanjang, tapi harus dikerasin karena kalau panjang tanpa keras percuma," kata dr Boyke yang langsung disambut gelak tawa oleh para presenter.
"Tapi kalau dipikir-pikir, bener juga ya. Panjang enggak keras, cuma gundal-gandul nggak jelas arahnya, kan?" imbuh dr Boyke.
BACA JUGA: 7 Aturan Baru PSBB di Jakarta: Belajar di Rumah sampai Boleh Boncengan
Seketika tawa pun kembali pecah diantara para pengisi acara.
Meski sudah ditayangkan minggu lalu oleh stasiun televisi swasta tersebut, namun pernyataan dr Boyke ini kembali mencuat ke publik setelah sejumlah akun sosial media mengunggah ulang potongan video tersebut. Misalnya seperti akun @Surasman yang mengunggahnya di Twitter, juga akun @lambe_turah di Instagram.
Baca Juga: Youtuber Prank Sampah Ferdian Paleka Bebas Penjara
BACA JUGA: PSBB Diperpanjang, Anies: Belajar Mengajar di Sekolah Belum Boleh
Kontan saja, pernyataan menggelitik dari dr Boyke itu disambut oleh ramainya respons warganet. Tak jarang warganet yang menyetujui makna pernyataan ambigu dari dokter Boyke.
"Kadang suka bener sih dokter," celoteh warganet.
"Betul, percuma PSBB namanya doang, masih tetep ramai di mana-mana," kata warganet serius.
"Kalau dokter yang ngomong, enak aja udah," komentar warganet.
"Aku benci otakku," tambah warganet lain.
Berita Terkait
-
Bantah Penyuka Sejenis, dr Boyke Justru Sorot Pria yang Suka ke Tempat Gym
-
IPO Merdeka Gold Resources Cetak Rekor di BEI
-
Viral 'Black Mamba' Ahmad Sahroni: Dari Hoax Politik hingga Jadi Pelajaran Seksologi ala dr Boyke
-
Belum Disunat, Boy William Ungkap Ketakutannya ke Dokter Boyke
-
Rutin Cek HIV, Ingat Lagi Pengakuan Gofar Hilman Tidur dengan 100 Wanita
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Studi Ungkap Gunung Berapi yang Tidur Ribuan Tahun Ternyata Bisa Tetap Aktif: Mengapa?
-
Menaker: Sertifikasi Kompetensi Jadi Bukti Formal Penting Bagi Lulusan Magang
-
6 Fakta di Balik Bebasnya Piche Kota Indonesian Idol dari Tahanan Kasus Dugaan Pemerkosaan
-
Wabah Hantavirus di Kapal MV Hondius Memaksa Spanyol Ambil Tindakan Darurat Evakuasi Penumpang
-
Muatan Penumpang Disorot! Bus ALS Maut yang Tewaskan 16 Orang Angkut Tabung Gas hinga Sepeda Motor
-
Tragedi Bus ALS vs Truk Tangki di Sumsel: 16 Jenazah Tiba di RS Bhayangkara, Mayoritas Luka Bakar!
-
Komandan Elite Hizbullah Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel di Beirut Selatan
-
Viral Kuitansi Laundry Gubernur Kaltim Rp20,9 Juta Seminggu: Nyuci Dalaman Aja Seharga Cicilan Motor
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Terancam Hak Angket, DPR: Kepala Daerah Harus Sensitif Isu Publik
-
Motif Sakit Hati Anggota BAIS ke Andrie Yunus Diragukan, Hakim: Apa Urusan Prajurit dengan RUU TNI?