Suara.com - Seorang pria berinisial S (53) nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di bawah pohon ceri di wilayah Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur, pada Selasa (2/6/2020).
Dari penyelidikan sementara, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Diduga, pria tersebut nekat bunuh diri karena depresi di tengah situasi pandemi Covid-19.
"Korban diduga depresi," kata Kanit Reskrim Polsek Cakung AKP Tom Sirait saat dikonfirmasi, Kamis (4/6/2020).
Dia mengatakan peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh Saca (57), warga sekitar saat hendak mencari rumput sekitar pukul 11.30 WIB.
Saca lantas terkejut saat melihat korban tengah tewas gantung diri dengan menggunakan tali di bawah pohon ceri.
"Sekira pukul 11.30 WIB saksi sewaktu akan mencari rumput melihat korban telah meninggal dunia dengan cara gantung diri di bawah pohon buah ceri," kata Tom
Saca yang terkejut melihat korban tewas gantung diri itu lantas memanggil warga lainnya yakni Samsul (50) tahun. Samsul kemudian memberikan kabar tersebut kepada istri korban berinisial M (43).
Berdasarkan keterangan M, sebelum peristiwa gantung diri itu terjadi, korban sempat memberinya uang untuk membayar kontrakan. Terakhir pertemuannya dengan sang istri, korban sempat mengeluh dengan kondisi saat ini.
"Istri korban menerangkan bahwa S pergi sekira pukul 10.00 WIB, korban mengasih uang kontrakan dan ngeluh kondisi saat ini (Corona)," ungkap Tom.
Baca Juga: Jokowi Divonis Langgar Hukum, Penggugat: Kalau di Jepang Sudah Harakiri
Berita Terkait
-
Protokol New Normal untuk Hotel Indonesia Group, Seperti Apa?
-
Warga DKI Tidak Percaya Influencer dan Selebritas Jika Bicara Virus Corona
-
Studi Baru Sarankan Obat Covid-19 Menargetkan Dua Enzim pada Virus
-
Hidroksiklorokuin Tidak Cegah Virus Corona, Dokter Donald Trump Ngeyel
-
Anak Berisiko Cemas dan Mimpi Buruk akibat New Normal, Ini Kata Ahli!
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Resmi! Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah
-
DPRD DKI Segel Parkir Ilegal Blok M Square
-
Nadiem Tegaskan Tanda Tangan Pengadaan Laptop Ada di Level Dirjen Kemendikbudristek
-
Periksa Plt Walkot Madiun, KPK Dalami Permintaan Dana CSR Hingga Ancaman ke Pihak Swasta
-
Buntut Investasi Google ke PT AKAB, Nadiem Disebut Paksakan Penggunaan Chromebook
-
Oditur Militer akan Sambangi Andrie Yunus di RSCM?
-
Sinergi Kemensos Bersama BPS dan DEN Perkuat Digitalisasi Bansos Berbasis DTSEN
-
Kebijakan Libur Sekolah Lebih Awal Saat Piala Dunia 2026 di Meksiko Tuai Protes Keras Orang Tua
-
Fatma Saifullah Yusuf Ajak Siswa SRMA 21 Surabaya Ciptakan Lingkungan Bebas Bullying
-
Parigi Moutong Siapkan Lahan 9,2 Hektare untuk Sekolah Rakyat Permanen