Suara.com - Seorang perempuan tega membunuh remaja yang sedang mengandung 7 bulan. Insiden pembunuhan tersebut menggerkan publik Mexico belum lama ini.
Kasus pembunuhan sadis ini terungkap, setelah Kepolisian Playa del Carmen menemukan jasad remaja berusia 17 tahun yang sedang hamil tergeletak dalam sebuah tas dalam di pinggir jalan paada 30 Mei 2020.
Dialihbasakan dari Dailymail, Minggu (7/6/2020), korban yang dirahasiakan identitasnya ditemukan dalam kondisi mengenaskan.
Ia disebut menjadi korban pembunuhan oleh seorang perempuan yang dikenali sebagai Juanita.
Menurut keterangan pihak berwajib, sebelum melancarkan aksi kejahatannya, Juanita sempat mengundang korban ke rumahnya yang berada di Kota Solidaridas, negara bagian Quintana Roo.
Di tempat tersebut, pelaku diduga memukul kepala korban menggunakan batu lalu menikamnya hingga meninggal dunia.
Tak hanya menghabisi nyawa, Juanita juga mengeluarkan secara paksa bayi dalam kandungan remaja tersebut.
Setelah itu, pelaku membawa bayi korban ke rumah sakit dan mengakuinya sebagai anak laki-lakinya.
Tim medis di rumah sakit kemudian berusaha menyelamatkan bayi prematur tersebut meski dilaporkan bahwa kondisinya kritis.
Baca Juga: Daftar Lengkap 66 RW Zona Merah, Gubernur Anies: Akan Dievaluasi Tiap Senin
Sementara menurut laporan media lokal, Juanita tega melakukan pembunuhan karena dirinya tidak bisa memiliki keturunan.
Bahkan sang suami dikabarkan hendak meninggalkannya jika Juanita gagal memberikan anak untuk keluarga mereka.
Atas ulahnya, Juanita kini diamankan pihak kepolisian. Ia terancam hukuman penjara selama 50 tahun apabila terbukti melakukan pembunuhan kepada remaja hamil tersebut.
Berita Terkait
-
Polisi Amerika Serikat Jarang Dinyatakan Bersalah dalam Kasus Pembunuhan?
-
Sakit Hati Berujung Duel Maut, Pelaku Hantam Kepala Martin dengan Linggis
-
Janda Dibunuh Pakai Palu karena Tolak ML, Mayatnya Diseret, Dibuang ke Laut
-
Disetubuhi lalu Dibunuh, Pembunuh Janda di Kepri Jalani Rekonstruksi
-
Hendak Cari Kerja, 30 Migran di Libya Diculik dan Dibunuh
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
Babak Baru Kasus Korupsi Minyak Pertamina, Polri Terbitkan Red Notice Riza Chalid
-
Resmi! Bahar Bin Smith Jadi Tersangka Kasus Penganiayaan Anggota Banser di Tangerang
-
Waspada Virus Nipah Mengintai! Kemenkes Ingatkan Jangan Konsumsi Nira Aren Segar dari Pohon
-
Epstein Files Sebut Donald Trump 'Dikooptasi' Israel, Singgung Dalang Proyek Gaza
-
Tak Berizin, KKP Musnahkan 796 Kg Kulit Hiu dan Pari Milik Perusahaan Asing di Banyuwangi
-
Registrasi Akun SNPMB Sekolah 2026 Diperpanjang, Cek Syarat-syaratnya!
-
Geger Penemuan Mayat Pria Tanpa Identitas di Tumpukan Sampah Kali Mookervart
-
Operasional RDF Rorotan Dilakukan Bertahap, Warga Diminta Tak Khawatir Bau
-
Profil Jeffrey Epstein: Kekayaan, Kasus Predator Seksual dan Hubungannya dengan Trump
-
Kemenag Klaim Kesejahteraan Guru Agama Prioritas Utama, Tunjangan Profesi Naik Jadi Rp2 Juta