Suara.com - Seorang ustaz di Malaysia belakangan jadi buah bibir publik negeri jiran itu, karena memberikan bantuan tanpa melihat jenis ras atau agama si penerima manfaat.
Menyadur World of Buzz, Senin (8/6/2020), Ustaz Ebit Lew membantu para keluarga keturunan India yang kurang mampu hingga memberikan sumbangan untuk beberapa kuil.
Hal ini diketahui dari unggahan Ebit Lew di akun Dacebook pribadinya. Di situ, ia membagikan sekelumit pengalamannya kala bertandang ke beberapa rumah warga di Sungai Perak, untuk memberikan bantuan kepada yang kurang mampu.
"Sangat sedih melihat kondisi rumah mereka. Beberapa mengalami kebocoran parah. Banyak dari mereka yang tidak memiliki akses online untuk meminta bantuan. Bahkan sejumlah rumah tidak memiliki sumber air dan listrik." tulis Ebit Lew sebagai keterangan video.
Dalam video yang ia sematkan, tampak ia berkeliling di sebuah kampung yang dihuni warga keturunan India.
Ia bersama rombongannya, berjalan dari satu rumah ke rumah untuk memberikan bantuan uang tunai hingga sembako.
Ia juga menyempatkan diri untuk mengajak ngobrol si empunya rumah. Bertanya soal keluarga hingga kondisi kehidupan sehari-hari.
Selain uang tunai dan makanan, Ebit Lew juga menyebutkan berencana membantu memperbaiki dan memulihkan sejumlah rumah warga yang kondisinya kurang layak huni.
Dalam kunjungannya tersebut, ia juga menyempatkan diri datang ke empat kuil untuk menyalurkan sejumlah bantuan.
Baca Juga: INFOGRAFIS: Cara Benar Memakai Masker
"Sempat datang ke 4 kuil tadi. Memberi sedikit bantuan. Sembako dan sedikit uang belanja. Mereka bilang kami adalah keluarga," kata dia.
Unggahan Ebit Lew pun langsung mendapatkan apresiasi dari warganet. Kolom komentar penuh dengan respon positif.
"Terharu dengan kebaikan dan kasih sayang Ustad Ebit Lew pada semua insan tak melihat (latar belakang) bangsa dan agama," ujar seorang pengguna facebook.
"Jenis manusia yang susah dicari. Salut atas aksinya menolong orang," imbuh warganet lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Wajib Tutup Selama Ramadan? Ini Daftar Tempat Hiburan Malam di Jaksel yang Disegel Pemprov DKI
-
Said Didu Bongkar Sisi Lain Hambalang: Beda Kelas Pengusaha Industri vs Pengeruk Kekayaan Alam
-
Tak Hanya Dipecat, Bripda Masias Kini Hadapi Proses Pidana, Berkas Sudah Dilimpahkan ke Jaksa!
-
Menaker: THR 2026 Masih Mengacu pada Regulasi Lama, Batas Pembayaran H-7 Lebaran
-
Menpan RB: Rekrutmen CPNS 2026 Masih Disiapkan, Fresh Graduate Jadi Perhatian
-
Digugat 21 Guru Besar, MKMK Siap Putuskan Dugaan Pelanggaran Etik Hakim MK Adies Kadir Pekan Ini
-
Geger Kabar Ratusan Pekerja Mie Sedaap Kena PHK, Menaker: Kita Monitor
-
Nasib Adies Kadir di MK di Ujung Tanduk? MKMK Segera Putuskan Laporan Dugaan Pelanggaran Etik
-
Fakta Mengejutkan di Balik Tren Padel Jakarta: 185 Lapangan Tak Punya Izin Dasar
-
Kapan Pastinya THR ASN 2026 Cair? Ini Bocoran dari Menkeu Purbaya