Suara.com - Pedakwah asal Malaysia Wan Dazrin dan Syed Bakri Al-Yahya meminta umat Muslim di Malaysia untuk tidak mengikuti Lathi Challenge. Mereka bahkan menyebut Lathi Challenge haram dan dapat mengundang setan.
Sebagaimana kalian ketahui, Lathi Challenge adalah tantangan untuk merias wajah menyerupai karakter wanita seram dalam video klip lagu "Lathi" oleh Weird Genius.
Saking viralnya lagu "Lathi", orang-orang berlomba-lomba merias wajah mereka. Bahkan tren ini sampai merambah ke negeri jiran, Malaysia.
Belakangan, tren ini mendapat pertentangan dari beberapa pedakwah di Malaysia.
Da'i Wan Dazrin mengatakan Lathi Challenge berbahaya untuk dijadikan hiburan. Menurutnya, tarian itu syirik dan seperti memanggil setan.
"Hentikan #LathiChallenge sekarang juga. Sesungguhnya tarian-tarian yang kalian lakukan itu sangat berbahaya untuk dijadikan hiburan. Ketahuilah kalian tarian itu wujud dari sesetengah budaya Jawa yang syirik & khurafat. Seperti memanggil Kuntilanak serta Roh Kuda Kepang. Tolong hentikannya!" tulis Wan Dazrin di Twitter, yang kini telah dihapus.
Wan Dazrin pun membuat beberapa cuitan yang menentang Lathi Challenge. Pemuka agama Islam lain dari Malaysia juga punya pendapat serupa.
Syed Bakri menyebut bahwa Lathi Challenge haram. Ia berkeyakinan tren viral di media sosial itu menyalahi syariat.
Pernyataan itu disampaikan Syed Bakri dalam akun Instagram miliknya, @syedbakri_alyahyaofficial, yang diunggah pada Kamis (4/6/2020).
Baca Juga: Sinopsis The Hunger Games, Kompetisi Maut untuk Bertahan Hidup
"Semalam saya membawa hadis tentang meniru gaya orang kafir, walaupun golongan penyokong lathi challenge menyebut bahawa ianya di asas oleh orang Indon dan walau sekalipun dia seorang Muslim tetap ada sumber awal yang menyebabkan mereka berani membuat sesuatu yang menyalahi syarak," tulis Syed Bakri.
Ia menegaskan bahwa hukum dalam agama bukan semata-mata berdasarkan akal tetapi juga memiliki aturan sesuai Al Quran dan hadist.
BACA JUGA: Viral Poster Kelas Poligami saat New Normal, Pendaftaran Rp 3,5 Juta
Tanggapan Reza Arap
Pentolan Weird Genius, Reza Arap geram dengan pernyataan pedakwah asal Malaysia yang menyebut lagunya dapat mengundang setan.
Ia pun membalas pernyataan Wan Dazrin dengan menulis sebuah cuitan di Twitter. Reza Arap menantang Wan Dazrin membuktikan perkataannya.
Tag
Berita Terkait
-
Viral Poster Kelas Poligami saat New Normal, Pendaftaran Rp 3,5 Juta
-
Dikejar Anjing, Kurir Pengantar Barang Keluarkan Kekuatan Super Tak Terduga
-
Viral Foto Pemuda Makamkan Sendiri Ayah yang Meninggal Diduga karena Corona
-
Akun Twitter Jerinx SID Dilaporkan, Sule Ketahuan Mabuk
-
Kecanduan Game PUBG, Wanita Ini Kabur Tinggalkan Suami dan Anak
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
Terkini
-
Aplikasi ShopeePay Perkenalkan Kampanye Terbaru Pasti Gratis Kirim Uang ke Bank dan E-Wallet
-
Kabar Terkini Insiden Stasiun Bekasi Timur: 17 Penumpang Dirawat, KAI Siaga Layanan Trauma Healing
-
Mahfud Tegaskan Gaya Militer Tak Cocok dalam Budaya Polri, Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Laga Persija vs Persib Digelar di Samarinda, PT LIB: Bobotoh Tetap Dilarang Hadir!
-
Mahfud Sebut Diskusi Reformasi Polri dengan Prabowo Berlangsung Hangat dan Mengasyikkan
-
Reformasi Polri: Kompolnas Bakal Diperkuat Jadi Lembaga Independen dengan Kewenangan Eksekutorial
-
Mahfud MD: KPRP Rekomendasikan Rangkap Jabatan Polri Dibatasi Lewat UU ASN
-
Misteri Sopir Minibus Tewas Membiru di Cengkareng: Mesin Masih Menyala, Ada Obat-obatan di Dasbor
-
Penampakan Baju Lumat Andrie Yunus, Bukti Kejam Anggota BAIS di Persidangan
-
Coret Usul Kementerian Polri, Mahfud MD: Takut Dipolitisasi Orang Partai