Suara.com - Peti harta karun berisi emas, permata, dan barang berharga yang tersembunyi di Pegunungan Rocky, Amerika Utara, telah ditemukan.
Menyadur BBC, Selasa (9/6/2020), harta karun senilai satu juta dolar Amerika Serikat atau setara dengan Rp 13,9 miliar tersebut disembunyikan oleh Forrest Fenn, seorang kolektor barang antik.
Sepuluh tahun yang lalu, Fenn menciptakan perburuan harta karun setelah sengaja menyembunyikan peti perunggu di kawasan pegunungan yang memanjang di sebelah barat Amerika Utara tersebut.
Nasib mujur kemudian datang kepada seorang pria yang enggan disebutkan namanya.
Ia berhasil menemukan harta karun setelah mendapatkan petunjuk dari bait puisi yang tersemat di buku biografi Fenn yang berjudul The Thrill of the Chase.
"(Harta karun) itu berada di bawah vegetasi pegunungan Rocky yang rindang dan belum dipindahkan sejak aku menyembunyikannya 10 tahun lalu," ujar Fenn.
Fenn mengonfirmasi harta karun yang ia sembunyikan sejak satu dekade lalu telah ditemukan berdasarkan foto yang dikirimkan oleh penemu yang ia sebut sebagai, "pria dari timur."
Ditanya soal bagaimana perasaan setelah harta karun yang ia sembunyikan berhasil ditemukan, Fenn mengatakan, "Aku tidak tahu, aku merasa agak senang, sekaligus merasa sedih karena pencarian telah berakhir."
Selepas perburuan harta karun ini diumumkan satu dekade silam, banyak orang yang tertarik untuk mengadu nasib melakukan perburuan.
Baca Juga: Marak Aksi Protes Antirasisme, WHO Ingkatkan Demonstran Gunakan Masker
Diantara mereka bahkan ada yang berhenti dari pekerjaan hingga menguras tabungan demi melancarkan perburuan. Dalam perjalanannya, pencarian harta karun ini telah menewaskan empat orang.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan
-
Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China
-
Fantastis! Korupsi Chromebook Rugikan Negara Rp5,2 T, Jauh Melampaui Dakwaan Jaksa
-
Prabowo Minta UMKM Diprioritaskan, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun
-
Polisi Buka Peluang Tambah Tersangka Kasus Daycare Little Aresha
-
Nyawa Dijaga Malah Diajak Berantem: Curhat Eks Penjaga Rel Liar Hadapi Pemotor 'Batu' di Jalur Tikus
-
Wamen PANRB Tinjau MPP Kota Kupang untuk Perkuat Pelayanan Publik Terintegrasi
-
Tim Advokasi Bongkar Sisi Gelap Tragedi PRT Benhil: Penyekapan, Gaji Ditahan, hingga Manipulasi Usia
-
Dua Hakim Dissenting Opinion: Ibam Seharusnya Dibebaskan di Kasus Chromebook
-
MBG di Kalbar Serap 22 Ribu Tenaga Kerja, BGN: Ekonomi Masyarakat Bawah Bergerak Kencang