Suara.com - Seorang guru asal India memiliki cara unik untuk mengadakan kelas online. Bukan menggunakan tripod namun gantungan baju yang dibuat sedemikian rupa.
Menyadur Hindustan Times, seorang guru asal India bernama Moumita B punya cara unik ketika ia memberikan pelajaran secara online karena negaranya masih menerapkan lockdown. Ia menggunakan gantungan baju sebagai tripod.
Moumita membagikan momen tersebut di akun Linkedin miliknya. Ia menuliskan "Karena saya tidak memiliki tripod jadi saya membuat Indian Gugad untuk menggelar kelas online dari rumah saya".
Dari unggahan video tersebut, ia tampak mengikatkan telepon genggamnya pada sebuah gantungan baju. Gantungan tersebut kemudian diikatkan pada sebuah bangku dan diarahkan ke papan tulis tempat ia memberikan materi.
Seorang pengguna Twitter membagikan tangkapan layar aksi guru tersebut dan mengapresiasi usaha guru tersebut.
"Saya tidak tahu dia siapa dan darimana. Tapi gambar ini membuat saya bahagia. Seorang guru yang menggelar kelas online dengan peralatan seadanya." tulis akun Twitter @PishuMon.
Warganet yang melihat aksi guru tersebut menuliskan komentar beragam.
"Bu, ini yang harus kami pelajari dan pahami dari Anda bahwa menangisi kekurangan sumber daya tidak akan pernah menyelesaikan masalah. Ketika kami memiliki motivasi yang tepat, masalah secara otomatis diselesaikan " tulis salah satu warganet.
"Terimakasih atas motivasinya, semoga Tuhan memberkati!" tulis warganet yang lain.
Baca Juga: Kemenparekraf Bahas Kesiapan Indonesia Masuk New Normal untuk Pasar India
"Ini disebut komitmen dan kreativitas. Murid-murid Anda benar-benar beruntung. Dia layak dihormati" tulis netizen.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 6 Sunscreen Pencerah di Indomaret yang Worth It Masuk Keranjang Belanja
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Online Scam hingga Ancaman Privasi: Era AI Butuh Tata Kelola Ruang Digital Berbasis HAM
-
Jelang Muktamar NU Ke-35, Menimbang Sosok Rais Aam Ideal di Tengah Tantangan Abad Kedua
-
Sentil Kesenjangan Pendidikan, Hafid Abbas: 99,5 Persen Kampus Berkualitas Menumpuk di Jawa
-
Di Balik Gempuran 187 Serangan Siber Per Detik, RUU KKS Dicurigai Bakal Represif
-
Hakim yang Vonis Nadiem Makarim Dilaporkan ke KY, Ada Bukti Rekaman Ketiduran Saat Sidang
-
Polisi Ungkap Peran 14 Tersangka Baru Kasus Daycare Little Aresha, Ada Satpam dan Petugas Kebersihan
-
Wamensos Dorong Percepatan Sekolah Rakyat di Wilayah 3T Saat Terima Audiensi DPRD Teluk Wondama
-
Cerita Mahasiswa UI di DPR, Ada Akademisi Dicekal Masuk Kampus Akibat Intervensi Politik
-
Gubsu Bobby Sampaikan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Pemprov Sumut Catat Surplus Rp521,494 M
-
Siap-siap Biaya Haji 2027 Naik! Hati-hati Pelayanan Jemaah Jadi Korban Jika Anggaran Dipangkas