4. Menginap di hotel
Ahli mengatakan bahwa tinggal di sebuah hotel memiliki risiko penularan corona relatif rendah, terutama ketika Anda tetap berada di kamar.
Bahaya penularan kemungkinan bisa terjadi ketika Anda menggunakan fasilitas umum seperti lobi, gym, restoran, dan lift.
Untuk mengatasinya, lebih baik selalu membawa disinfektan untuk membersihkan remot TV dan barang-barang lainnya, serta lebih baik memesan layanan kamar daripada makan di restoran hotel.
5. Menggunakan toilet umum
Epidemiologis Landon mengungkapkan sebenarnya toilet telah dirancang untuk mencegah penularan penyakit. Semua permukaan di fasilitas toliet dipasang dengan bahan keras dan dapat dibersihkan.
Hanya saja, risiko penularan virus corona di toilet umum bisa terjadi karena tingginya potensi sentuhan di beberapa bagian toilet.
Landon mengatakan bahwa virus lain seperti norovirus dapat di-aerosolisasi dengan pembilasan. Sementara itu CDC mengatakan bahwa belum diketahui apakah virus corona bisa ditularkan lewat pembuangan feses.
6. Pergi memotong rambut di salon
Baca Juga: Ahli Paparkan Proses Penularan Virus Corona Covid-19 di Pesawat
Pergi ke salon memiliki risiko penularan dari tingkat sedang ke tinggi. Aktivitas memotong rambut melibatkan kontak yang dekat dengan pernapasan selama beberapa menit.
Ahli Janowski mengatakan, pergi ke salon adalah salah satu aktivitas dengan risiko tinggi karena tidak ada cara untuk menjaga jarak sosial dari pelanggan dan kapster salonnya.
7. Belanja di mal
Tingkat risiko penularan dari aktivitas belanja di mal cukup bervariasi, bergantung dari jenis mal tersebut.
Seberapa ramai dan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk berbelanja di mal itu.
Miller mengatakan, "kerumunan dengan kepadatan tinggi menyebabkan peningkatan risiko yang substansia".
Akan lebih baik bagi masyarakat yang berbelanja untuk menghindari foodcourt dan hanya menuju tempat sesuai tujuan, bukan untuk berjalan-jalan.
"Kenakan masker anda, masuk, cari, ambil barang, lalu keluarlah," kata Landon.
8. Menghadiri acara lebih dari 10 orang
Perayaan keluarga atau pesta bersama teman mendatangkan banyak risiko atas penularan covid-19. Terlebih jika acara dilakukan di dalam ruangan.
Sementara itu, acara di luar ruangan memang bisa mengurangi risiko penularan, hanya saja ketika orang-orang sedang minum atau makan kudapan secara tidak sadar akan mengabaikan jarak sosial.
"Semakin besar daftar tamu, semakin besar potensi salah satu dari mereka untuk terinfeksi virus," kata Powers, ahli epidemiologi UNC.
9. Menghadiri ibadah kegamaan di dalam ruangan
Layanan ibadah melibatkan orang-orang dari berbagai kalangan untuk berkumpul di ruangan yang sama dan dalam waktu yang sama.
Semua sumber potensi penularan ada dalam kegiatan ini dan infeksi bisa terjadi dalam waktu singkat.
Bernyanyi baik dari bangku gereja atau paduan suara berisiko tinggi akan penularan covid-19.
10. Pergi ke klub atau bar
Para ahli sepakat bahwa pergi ke klub malam adalah kegiatan yang sangat berisiko tinggi dalam penularan virus corona. Kerumunan, kontak yang sangat dekat, bernyanyi, berkeringat, dan menuangkan alkohol adalah faktor risiko yang kuat.
Terlebih, ketika minum minuman beralkohol membuat orang menjadi kurang patuh dengan aturan. Orang-orang akan bernapas dengan lebih berat, belum lagi menari dengan orang lain. Perilaku itu disebut ahli sebagai aktivitas dengan risiko penyebaran virus paling tinggi.
Itulah urutan beberapa aktivitas dan skala penularan virus corona dari yang paling rendah hingga yang paling tinggi.
Berita Terkait
-
Tak Pakai Masker Saat Belanja di Pasar Jakarta, Pengunjung Siap-siap Diusir
-
Ahli Paparkan Proses Penularan Virus Corona Covid-19 di Pesawat
-
Pengunjuk Rasa Antirasisme di AS Diminta Ikut Tes COVID-19
-
1.418 Pedagang di Jakarta Ikut Swab Test, 52 Orang Positif Corona
-
Soal Pernyataan Transmisi OTG, Pakar Infeksi Sebut WHO Alami Kemunduran
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
Terkini
-
Puan Tak Ikut Sambut Prabowo di DPR, Baru Tiba saat Presiden Sudah di Dalam
-
Jokowi Hadir, Megawati Dipastikan Absen di Sidang Tahunan MPR dan Upacara HUT ke-81 RI di Istana
-
3 Orang Tewas saat Banjir Besar di Chiba Jepang, Hujan Ekstrem Kepung Pinggiran Tokyo
-
Hilirisasi Ubi Kayu Mulai Berjalan, Tak Hanya Buat Pangan, Tapi untuk Bioetanol
-
Jelang Pidato Prabowo, Investor Bisa Lirik Saham-saham Ini
-
Sampo Cultusia Black Hair, Ampuh Hitamkan Uban Rambut Dalam Sekali Keramas
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Sosok Mantan Napiter Bom Bali 1 Jack Harun, Sekarang Dikenal Sebagai Akademisi Bergelar Magister
-
Gibran Pilih Naik Maung Pindad ke Sidang Tahunan MPR, Kontras dengan Jokowi yang Pakai BMW Listrik
-
Apakah Skin Tint Wajib Diset Pakai Bedak Tabur? Ini 5 Tipsnya agar Awet