Suara.com - Video anggota polisi dan istri melindungi jambret viral di media sosial.
Tak cukup hanya dengan kata-kata, polisi dan istrinya tersebut sampai rela pasang badan untuk melindungi jambret yang digebuki massa.
Video viral ini salah satunya dibagikan oleh pengguna Facebook dengan akun Ewox Momo Liong, Jumat (19/6/2020).
Kronologis video viral anggota polisi dan istri melindungi jambret dari amukan massa
Berdasarkan informasi yang beredar, peristiwa dalam video tersebut terjadi di Lampung Selatan.
Rekaman berdurasi 2.54 menit itu memperlihatkan massa mengepung sebuah mobil.
Ketika bagasi mobil dibuka, massa langsung mengerubungi seorang pria yang diduga merupakan jambret.
Mereka berusaha melakukan tindakan penganiayaan kepada pria tersebut. Ada orang yang memukul, menendang dan berusaha melukai penjambret.
Massa yang emosi mulai berhenti melakukan tindakan penganiayaan setelah seorang wanita berusaha melindungi penjambret.
Baca Juga: Darah Masih Mengucur, Pemuda Bersikeras Wawancara Kerja Usai Ditabrak Mobil
"Ini vidionya Masruri Rahman anggota Polsek Sidomulyo Lampung Selatan beserta istri menyelamatkan pelaku jambret yang lagi dimassa," tulis akun Facebook Ewox Momo Liong.
Wanita yang diduga istri Masruri Rahman, anggota Polsek Sidomulyo Lampung jatuh bangun melindungi penjambret.
Sementara si penjambret hanya pasrah tak berani melawan saat menjadi bulan-bulanan massa.
Menurut pengakuan beberapa warganet yang menulis komentar di unggahan tersebut, diketahui lokasi kejadian berada di Kecamatan Sidomulyo, Lampung Selatan.
Aksi polisi dan istri melindungi jambret dari amukan massa mendapat apresiasi positif dari warganet
Beberapa warganet yang menyaksikan video ini memuji aksi Masruri Rahman dan istrinya.
Berita Terkait
-
Cewek Minta Mahar 50 Gram Emas, Masa Lalu Terungkap Bikin Publik Minta Cowok Batalkan Pernikahan
-
Kejar Maling Pakai Parang, Kakek Herman Jadi Tersangka, Hotman Paris Siap Membela
-
Anak Bakar Ibu Kandung Karena Tak Diberi Rp39 Juta buat Bayar Utang
-
Berapa Tahun Penjara Kasus Jambret? Hati-hati Bisa Pidana Mati
-
Bagaimana Cara Melawan Jambret?
Terpopuler
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- Bacaan Niat Puasa Ramadan Sebulan Penuh, Kapan Waktu yang Tepat untuk Membacanya?
- Menkeu Purbaya Pastikan THR ASN Rp55 Triliun Cair Awal Ramadan
- LIVE STREAMING: Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadan 2026
- Pemerintah Puasa Tanggal Berapa? Cek Link Live Streaming Hasil Sidang Isbat 1 Ramadan 2026
Pilihan
-
Persib Bandung Gugur di AFC Champions League Meski Menang Tipis Lawan Ratchaburi FC
-
KPK akan Dalami Dugaan Gratifikasi Jet Pribadi Menag dari Ketum Hanura OSO
-
7 Fakta Viral Warga Sumsel di Kamboja, Mengaku Dijual dan Minta Pulang ke Palembang
-
Hasil Investigasi: KPF Temukan Massa Suruhan di Aksi Penjarahan Rumah Sahroni Hingga Uya Kuya
-
Munculnya Grup WhatsApp KPR-Depok hingga Pasukan Revolusi Jolly Roger Sebelum Aksi Demo Agustus 2025
Terkini
-
Jalan Lingkar Sumbing Wonosobo Resmi Beroperasi, Dongkrak Ekonomi Tani dan Wisata Pegunungan
-
Eks Menkumham hingga Ketua MK Ajukan Amicus Curiae Bela Tian Bahtiar, Singgung Kebebasan Pers
-
Putus Rantai Stunting, PAM JAYA Bekali Ibu di Jakarta Edukasi Gizi hingga Ketahanan Air
-
KPK akan Dalami Dugaan Gratifikasi Jet Pribadi Menag dari Ketum Hanura OSO
-
SBY Bawakan Lagu Hening di Perayaan Imlek Demokrat: Izinkan Seniman Ini Bicara
-
Hasil Investigasi: KPF Temukan Massa Suruhan di Aksi Penjarahan Rumah Sahroni Hingga Uya Kuya
-
KPK Minta Menag Nasaruddin Umar Klarifikasi Jet Pribadi OSO: Jangan Tunggu Dipanggil
-
Munculnya Grup WhatsApp KPR-Depok hingga Pasukan Revolusi Jolly Roger Sebelum Aksi Demo Agustus 2025
-
Latih Operator Dinsos Cara Reaktivasi BPJS PBI, Kemensos Pastikan Pengajuan Bisa Sehari Selesai
-
Respons Teror ke Ketua BEM UGM, Mensesneg: Kritik Sah Saja, Tapi Kedepankan Adab Ketimuran