Suara.com - Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna H. Laoly mengungkapkan kondisi terbaru Habib Bahar bin Smith. Kekinian Yasonna menyebut bahwa Bahar telah kerasan menempati sel khusus si Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Batu, Pulau Nusakambangan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.
Ia juga memastikan proses pembatalan asimilasi yang kemudian diiringi dengan pemindahan Bahar ke Lapas Nusakambangan sudah dilakukan sesuai prosedur. Hal itu disampaikan Yasonna dalam menjawab pertanyaan Komisi III.
Yasonna menuturkan, apa yang disampaikan itu merupakan jawaban langsung Bahar saat mendapat kunjungan dari Dirjen PAS beberapa pekan lalu. Awalnya Yasonna sengaja meminta Dirjen menemui Bajar dalam kunjungannya. Kemudian Dirjen PAS bertanya apakah Bahar ingin kembali pindah ke Lapas Gunung Sindur atau tetap di Nusakambangan.
"Sebetulnya apa yang kita lakukan memenuhi ketentuan peraturan dan sampai sekarang tetap kita monitor bahkan pak Dirjen PAS ketemu beliau beberapa waktu yang lalu, tiga minggu yang lalu. Gimana pak Habib apa kabar? Oh saya baik baik. Bagaimana kalau di ini? Oh buat sementara saya di sini saja, ya kan jawabannya begitu," kata Yasonna dalam rapat dengan Komisi III DPR, Senin (22/6/2020).
Kendati begitu, Yasonna juga tidak mengetahui detail alasan Bahar memilih berada di Nusakambangan.
Ia hanya memastikan bahwa pelayanan yang dilakukan terhadap Bahar dilakukan sebagai mana mestinya sesuai peraturan yang berlaku.
"Itu yang disampaikan Dirjen ke beliau, gimana pak Habib, gini-gini gimana kalau sementara oke saya di sini dulu barangkali waktu akan, ini kita akui bahwa ini kan preventif action yang ke sana, dan kalau beliau seperti yang dikatakan kalau beliau artinya sudah melihat nyaman. Barang kali berbeda, saya kira itu," tutur Yasonna.
Diketahui, pernyataan Yasonna merupakan jawaban atas pertanyaan anggota Komisi III, Habiburokhman dan Aboe Bakar Alhabsyi terkait pembatalan program asimilasi Habib Bahar yang kemudian disusul dengan pemindahan Bahar ke Lapas Nusakambangan.
"Saya banyak mendapat pertanyaan nih pak dari tokoh dan anggota masyarakat, apa sebenarnya sebab Habib Bahar Smith itu ditangkap kembali gitu, apakah memang karena pelanggaran PSBB yang kemudian menjadi pertanyaan, apakah karena pelanggaran PSBB juga Habib Bahar itu harus masuk ke lapas maksimum security di Nusakambangan?" tanya Aboe.
Baca Juga: Pernikahan Berujung Maut, Ibu dan Adik Mempelai Meninggal karena Corona
Berita Terkait
-
Kepala Habib Bahar Digunduli, DPR Minta Kemenkumham Evaluasi Prosedur
-
Bahas Tapol Papua, DPD Minta MPR Panggil Mahfud MD, Yasonna, hingga Kapolri
-
UAS Samakan Habib Bahar seperti Proklamator dan Panglima Perang
-
Habib Bahar Cukur Rambut Gondrong di Lapas Nusakambangan
-
Pengacara Siapkan 'Amunisi' Ini untuk Keluarkan Bahar Smith dari Penjara
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
- Tak Terima Dideportasi, WNA Cina di Sumsel Bongkar Dugaan Kejanggalan Proses Imigrasi
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- 5 Rekomendasi HP All Rounder 2026, Spek Canggih, Harga Mulai 2 Jutaan
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Modus Gila Debt Collector Tipu Ambulans dan Damkar Demi Tagih Utang, DPR: Harus Dipidana!
-
Isu Kas Negara Menipis Dibantah, Menkeu: Uang Kita Masih Banyak!
-
J.J Rizal Soroti Warisan Soeharto, Sebut Aktor Lama Masih Dominan
-
Klarifikasi JK Soal Ceramah UGM Dianggap Tak Nyambung, GAMKI Tegaskan Laporan Polisi Tetap Lanjut
-
Lawan Stigma, Cerita Karyawan Difabel Pabrik HS: Dari Korban Bully Jadi Mandiri
-
Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
-
AS Siapkan Serangan di Selat Hormuz Jika Perundingan Damai dengan Iran Menemui Jalan Buntu
-
35 Personel Gugur Diduga Kelelahan, Rano Karno Janji Perkuat Armada Satpol PP DKI
-
Bedah Persepsi Peradilan Militer Kejam, Pengamat: Kesalahan Kecil Dampaknya Besar
-
Reformasi Setengah Hati: Peneliti Soroti Tren Remiliterisasi dari Era SBY hingga Prabowo