Suara.com - Para pedagang di Pasar Sumur Batu Kemayoran kabur saat mau dites virus corona massal. Mereka menutup kiosnya untuk menghindari tes COVID-19 massal dalam kunjungan dadakan Puskesmas Kemayoran di lokasi itu.
Pihak puskesmas sudah sering sosialisasi di pasar-pasar di kawasan Kemayoran. Bahkan mendapat sambutan positif dari para pedagang, tapi tidak kali ini.
"Kita memang datangnya dadakan niatnya agar semuanya bisa ikut pengetesan, tapi ternyata kita sampai hanya sedikit toko yang buka. Para pedagang memilih tutup," kata Kepala Puskesmas Kemayoran Buana pada saat ditemui di lokasi, Selasa (7/7/2020).
"Sosialisasi pelaksanaan tes COVID-19 kan sudah dari dulu. Informasi dari pengetesan pasar-pasar sebelumnya pasti sudah tersebar. Namun, ternyata tetap informasi salah, tetap tersebar sehingga bikin pedagang di sini takut," kata Buana.
Hingga pukul 11.00 WIB berdasarkan daftar hadir, baru sekitar 30 pedagang dari total 156 pedagang yang mengikuti pengetesan.
Posko pengetesan COVID-19 massal pun tampak lenggang meski petugas yang disiapkan cukup banyak untuk melayani para pedagang.
Kepala Pasar Sumur Batu Waluyo mengatakan saat ini pihaknya sedang berusaha menjemput para pedagang pasar yang menutup kiosnya dan berdomisili di sekitar pasar.
"Ini kita coba jemput agar ikut tes COVID-19. Kita kan harapannya biar semua ikut tes, sehingga bisa memastikan pasar kita bebas COVID-19," kata Waluyo.
Waluyo mengatakan nantinya jika masih ada pedagang yang tidak mengikuti tes COVID-19 pada hari ini, maka pihaknya akan melakukan pendataan untuk menjadwalkan ulang pengetesan.
Baca Juga: Ahli: Kekebalan pada Virus Corona Cuma Sebentar dan Terbatas Beberapa Orang
"Untuk pedagang yang tidak mengikuti tes hari ini. Saran dari Bapak Camat, hari ini kita pendataan, lalu besok akan kita bawa ke Puskesmas Kecamatan sehingga memastikan ikut dites," kata Waluyo. (Antara)
Berita Terkait
-
Mengenal COVID-19 'Stratus' (XFG) yang Sudah Masuk Indonesia: Gejala dan Penularan
-
Kenali Virus Corona Varian Nimbus: Penularan, Gejala, hingga Pengobatan Covid-19 Terbaru
-
Mengenal Virus Corona Varian Nimbus, Penularan Kasus Melonjak di 13 Negara
-
7 Fakta Kenaikan Kasus COVID-19 Dunia, Thailand Kembali Berlakukan Sekolah Daring
-
Pasien COVID-19 di Taiwan Capai 41.000 Orang, Varian Baru Corona Kebal Imunitas?
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai
-
Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat
-
Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura
-
Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026
-
Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki
-
Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia
-
Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan
-
Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi
-
Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa
-
Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno