Suara.com - Perdana Menteri Perancis yang Baru, Jean Castex berjanji akan memberi kenaikan gaji bagi staf rumah sakit atas kerja keras mereka selama mengatasi pandemi virus corona.
Menyadur France24 pada Jumat (10/07/2020), ia bahkan sudah menyiapkan dana setara Rp 122 triliun untuk gaji staf medis.
"Saya bersikeras agar pekerjaan menjadi inti pembicaraan," kata Castex di Twitter tentang negosiasi antara serikat pekerja, pejabat rumah sakit dan pemerintah, yang dimulai sebelum perombakan pemerintah pada Senin.
Selama ini Perancis memiliki reputasi yang bagus di bidang kesehatan. Sistem perawatan mereka bahkan jadi salah satu yang terbaik di dunia.
Sedangkan di sisi lain, staf rumah sakit dikabarkan sering meminta 'jatah' lebih banyak dalam beberapa dekade untuk memenuhi kebutuhan mereka di segala lini, seperti menuntut uang, pekerja untuk dokter kota dan peralatan.
Pandemi yang terjadi beberapa bulan ini juga menambahkan ketegangan sistem rumah sakit karena beberapa daerah yang terdampak virus corona mengalami kekurangan tempat tidur dan APD.
Sementara isu naik gaji ini terus menyebar, pejabat di kementerian kesehatan belum memberi komentar.
Pekan lalu, Perdana Menteri lama Edouard Philippe mengakhiri pembicaraan berminggu-minggu dengan petugas kesehatan mengenai perombakan rumah sakit dalam menghadapi krisis.
Karyawan sudah lama mengeluh tentang kurangnya staf dan upah rendah yang mendorong dokter dan perawat mengambil pekerjaan lain di klinik swasta sebagai gantinya. Masalah itu menyebabkan serangkaian pemogokan selama setahun terakhir.
Baca Juga: BW Skakmat KPK Era Firli Bahuri Cs: Miskin Prestasi Malah Minta Naik Gaji
Berita Terkait
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Ray Rangkuti Khawatir Kemunculan Sjafrie Sjamsoeddin di Bursa Pilpres Mirip SBY 2004
-
AHY Ungkap Pesan Khusus SBY ke Prabowo saat Pertemuan 3,5 Jam di Istana
-
Operation Epic Fury, AS Kerahkan 50 Ribu Tentara dan 200 Jet Tempur Gempur Iran dari 2 Kapal Induk
-
Kapal Selam AS Tenggelamkan Kapal Perang Iran di Samudera Hindia
-
Militer AS Klaim Tewaskan Pejabat Iran yang Diduga Terlibat dalam Rencana Pembunuhan Donald Trump
-
Bantuan untuk eks Pengguna Narkoba dan ODHIV Cair, Kemensos Ubah Skema Jadi Uang Tunai Segini!
-
Setelah Bangkai Anjing, Kini Giliran Alat Berat! Misteri Teror Beruntun Tim Relawan di Aceh Tamiang
-
Kementerian HAM Kenalkan Program Kampung Redam dan Desa Sadar HAM di Lombok Barat
-
Menlu Sugiono Kirim Surat Belasungkawa Wafatnya Ali Khamenei ke Dubes Iran, Ini Alasannya
-
Detik-detik Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Kena OTT KPK Saat Ngecas Mobil Listrik di SPKLU