Hal senada disampaikan Djumadi, kakek dari Kenaldric Rafa Amiruzzaman, siswa kelas 1-B SD Al Falah Darussalam, Tropodo, Kabupaten Sidoarjo, yang melihat bahwa proses belajar via daring tidak bisa menjadi aplikasi pendidikan sesungguhnya.
"Ini karena metode transfer ilmu kurang maksimal, juga pendidikan komunikasi sosial dengan kawan, guru dan tingkah laku kurang tercapai. Semoga situasi bisa segera pulih agar proses belajar mengajar bisa kembali normal," katanya.
Mas Joe, sapaan akrabnya, pagi tadi mengaku juga sempat menyiapkan segala peralatan untuk sekolah daring bagi cucunya yang sudah berseragam sekolah lengkap, berbaju putih merah, berdasi dan bertopi.
"Karena pertama, dia sempat salah tingkah, tapi senang. Meski tahu kalau daring, tapi dia sudah siap sejak pagi seperti mau berangkat ke sekolah beneran," katanya.
Zona merah
Kawasan Surabaya Raya, yang meliputi Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo dan Kabupaten Gresik, sampai saat ini masih termasuk pada zona merah kasus COVID-19.
Berdasarkan catatan dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Jawa Timur per Minggu (12/7) malam, di tiga daerah tersebut masih menempati posisi pertama, kedua dan ketiga untuk penambahan kasus baru hingga total komulatifnya.
Kota Surabaya, tambahan kasusnya 117 orang sehingga secara keseluruhan mencapai 7.209 orang, diikuti Sidoarjo tambahan kasus 86 orang yang totalnya sebanyak 2.451 orang, dan Gresik tambahan kasus 48 orang yang seluruhnya berjumlah 1.185 orang.
Angka kesembuhan atau kasus terkonversi negatif di tiga daerah tersebut, yakni Surabaya sebanyak 3.477 orang, Sidoarjo 603 orang dan Gresik 232 orang.
Baca Juga: Gugus Tugas COVID-19: Jika Sekolah Dibuka, 1 Kelas Hanya 25 Persen Murid
Sementara angka kematiannya secara keseluruhan, Surabaya 610 orang, Sidoarjo 139 orang dan Gresik 105 orang.
Secara komulatif di Jatim, angka pasien terkonfirmasi positif COVID-19 sebanyak 16.658 orang (bertambah 393 orang), pasien sembuh mencapai 6.506 orang (bertambah 268 orang) dan meninggal dunia 1.240 orang (bertambah 18 orang).
Berikutnya, kasus pasien dalam pengawasan (PDP) di Jatim yakni 12.500 orang, serta kasus orang dalam pemantauan (ODP) jumlahnya 31.009 orang.
Angka-angka tersebut membuat seluruh daerah (38 kabupaten/kota) di Jatim belum ada satupun berstatus zona hijau atau kawasan aman dari COVID-19.
Dengan demikian, pelaksanaan masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) tahun ajaran 2020/2021 wajib dilaksanakan secara daring sebagaimana didasarkan pada kebijakan pusat, yakni sekolah belum bisa melakasanakan pembelajaran secara tatap muka di wilayah berstatus zona merah.
Kendati demikian, MPLS tetap berjalan seperti sebelum-sebelumnya, namun dengan cara yang berbeda karena harus tetap waspada dengan menggunakan protokol kesehatan.
Berita Terkait
-
Curhat Guru hingga Orangtua Sambut Tahun Ajaran Baru
-
Tahun Ajaran Baru Dimulai, Ini 4 Pesan Mendikbud Nadiem Makarim
-
Ajaran Baru Dimulai Besok, Sekolah di Jakarta Dipastikan Tetap Jarak Jauh
-
Liputan Khas: Tahun Ajaran Baru di Tengah Pandemi, Indonesia Sudah Siap?
-
Curhat Guru hingga Orangtua Sambut Tahun Ajaran Baru Era Kenormalan Baru
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Mengapa 9 WNI Ditangkap Militer Israel? Kronologi, Misi, dan Jerat Hukum Internasional
-
Menlu Sugiono Geram, Kutuk Tindakan Israel yang Rendahkan Martabat 9 WNI
-
Leony Vitria 'Kuliti' Borok Sampah Tangsel: Anggaran Miliaran, Hasilnya Nol Besar?
-
LKPP Akui Sistem Belum User Friendly, Padahal Anggaran Pengadaan Capai Rp1.200 Triliun
-
Sedang Tidur Pulas, Gunawan Dihujani 9 Bacokan Celurit di Kontrakan Tomang
-
Pelapor Mafia Tanah Malah jadi Tersangka, Kini Pasrah Kehilangan Harta
-
Menteri LH: Sampah Organik Jadi Kunci Utama Penurunan Emisi Metana Indonesia
-
9 WNI Bebas dari 'Neraka' Penjara Ktziot Israel, Alami Kekerasan dan Pelecehan
-
Terkuak, Instruksi 'Rem Dikit-dikit' di Balik Tragedi KA Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Geger Dugaan Tender Janggal Kemenkes Rp267 M di RSUD Rodo Fabo, Gugatan PTUN Bergulir